Menangkap Peluang Peningkatan Bisnis Properti Indonesia

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Banyak diminati, Tugu Insurance menjadikan asuransi properti sebagai salah satu lini bisnis andalannya.

Marketing.co.id – Berita Properti | Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance) menyambut baik peningkatan di sektor properti Indonesia. Membaiknya sektor properti tak lepas dari mulai membaiknya perekonomian Indonesia dan daya beli masyarakat sejak melandainya pandemi Covid-19.

Tugu Insurance menjadikan asuransi properti sebagai salah satu lini bisnis andalannya. Produk asuransi properti ini memang banyak diminati, apalagi memang ditunjukkan untuk menanggung risiko kerusakan pada bangunan akibat terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

Asuransi properti Tugu Insurance dapat menjamin kerusakan pada bangunan industri maupun non industri. Untuk bangunan industri yang bisa dijamin misalnya pabrik, gudang, SPBU, toko, mall dan lainnya. Sedangkan untuk bangunan non industri seperti rumah tinggal, apartemen, kantor, rumah sakit, sekolah maupun kampus juga mendapat jaminan apabila memang terjadi kerusakan pada bangunan akibat hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, ataupun bencana alam lainnya.

Presiden Direktur Tugu Insurance Tatang Nurhidayat menyebutkan bahwa saat ini asuransi properti di Tugu Insurance mengalami peningkatan dari sisi pendapatan premi. Sebagai catatan, Tugu Insurance mencatat total produksi premi bruto konsolidasian hingga kuartal III-2022 senilai Rp4,73 triliun. Angka tersebut naik 10% dibandingkan 2021 sebesar Rp4,28 triliun.

Pada periode ini, Class of Business (CoB) Fire & Property masih memberikan kontribusi premi terbesar, yakni Rp1,76 triliun atau naik 25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,41 triliun.

Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) juga menyebutkan bahwa pertumbuhan premi dari sektor properti paling tinggi, baik dari sisi premi maupun pertumbuhan pada kuartal III/2022. Rinciannya adalah secara persentase asuransi properti tumbuh 30,7 persen (year-on-year). Sedangkan dari jumlah premi yang masuk naik dari Rp15,73 triliun menjadi Rp20,57 triliun.

“Tugu Insurance memang terus berinovasi untuk mengembangkan berbagai produk dan layanannya, termasuk lini bisnis asuransi properti. Beragam layanan asuransi korporasi, retail, dan syariah bisa didapatkan di Tugu Insurance, yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” pungkas Tatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here