Marketing Enthusiast Community dan BINUS Business School Gelar Diskusi Bertajuk “Making 2023 A Promising Year”

[Reading Time Estimation: 3 minutes]

Marketing.co.id – Berita Marketing | Marketing Enthusiast Community (MEC) dan BINUS Business School menggelar sesi diskusi bertajuk “Making 2023 A Promising Year” untuk membahas peluang bisnis serta tren consumer behaviour pada tahun 2023. Acara yang diadakan di BINUS International – Kampus BINUS @Senayan, Jakarta ini ditujukan bagi para pelaku pemasaran yang ingin berdiskusi bersama MEC mengenai potensi pemasaran saat ini.

Marketing Enthusiast Community (MEC) dan BINUS Business School

Kolaborasi BINUS Business School dan MEC bukanlah tanpa alasan. MEC adalah sebuah komunitas atau organisasi nonprofit pertama yang dibuat oleh Glenn Karela Purwanto, CPM (Asia) pada tahun 2021. Organisasi ini menaungi banyak praktisi pemasaran dari berbagai bidang, mulai dari Brand Marketing, Marketing Researcher, Public Relation, e-Commerce, Social Media, Marketing Communication, Product Specialist, hingga anggota C-Level seperti CMO atau Marketing Director.

Hingga kini, MEC telah memiliki ratusan anggota aktif dan secara rutin menggelar diskusi bertema pemasaran dan digital di berbagai kota mulai dari Jakarta hingga Surabaya. Dengan background kuat di bidang bisnis dan marketing, kehadiran MEC pada event kali ini mampu memberi wawasan baru kepada anak-anak muda dan para profesional dalam menghadapi ketidakpastian ekosistem bisnis pada tahun 2023.

“Sejak awal, MEC hadir untuk membantu meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri para pelaku bisnis di Indonesia. Hal ini bersinergi dengan fokus BINUS Business School yang memiliki komitmen untuk fostering dan empowering Indonesia,” ujar Glenn Karela.

Pada acara ini, hadir 12 perwakilan MEC yang membimbing jalannya forum terbuka serta menjadi pembicara dalam sharing session. Mereka adalah ahli di bidang pemasaran dengan berbagai macam latar belakang, sehingga perspektif materi yang diberikan pun semakin variatif. Salah satunya adalah Dr. Ina Agustini Murwani, M.M., MBA, Deputy Head of Program, BINUS Business School-Master Program.

“Mengingat adanya peringatan bahwa resesi akan terjadi pada tahun 2023, banyak pakar menyebutkan bahwa tren consumer behavior pada tahun ini akan berubah drastis. Karena adanya isu resesi, konsumen akan lebih khawatir dengan stabilitas ekonomi mereka dibanding tahun lalu,” ujar dia.

Selain itu, masih banyak pakar lainnya yang mewakili perusahaan dari berbagai bidang. Di antaranya adalah Ricky Afrianto dari Mayora, Ignatius Untung dari Sayurbox, Ade FS dari GoTo Group, Ria Sutrisno dari Putera Sampoerna Foundation, Winanda dari Kraft Heinz, dan masih banyak lagi.

Pada sesi diskusi kali ini, narasumber membahas empat poin utama yang perlu diperhatikan mengenai dunia pemasaran pada tahun 2023. Salah satu poin yang dibahas adalah tren perilaku konsumen pada tahun ini. Menimbang kondisi ini, ke depannya para marketer dituntut untuk memikirkan hal tersebut saat akan menjalankan strategi marketing mereka.

Tentunya, hal ini tidak terlepas dari penggunaan media kreatif untuk mendekati konsumen, yang juga menjadi salah satu bahasan utama dalam sesi diskusi MEC dan BINUS Business School. Poin penting lain yang juga dibahas dalam gelaran acara kali ini adalah fenomena akuisisi dan retensi, serta tren dan inovasi teknologi F&B untuk industri FMCG.

Ignatius Untung, SVP Marketing Sayurbox mengatakan, “Perubahan ekonomi Indonesia mendorong berbagai perubahan perilaku konsumen sejak tahun lalu. Di tahun ini, saya meyakini perubahannya akan terus berlanjut. Perubahan ini akan membuat marketer yang bermodalkan “trial and error” akan kehabisan waktu dan resource. Maka itu, marketer dan pelaku bisnis tidak bisa menghindar dari hal fundamental yang memang seharusnya dimiliki, yaitu kemampuan untuk mengerti consumer behavior serta pemahaman tentang teori dan pakem marketing.”

Ricky Afrianto, Global Marketing Director Mayora mengungkapkan, “Banyak yang memprediksikan resesi akan terjadi di tahun 2023. Di keadaan seperti ini, kombinasi yang pas adalah menggunakan perpaduan kanal digital secara selektif tanpa meninggalkan kanal pemasaran konvensional yang memang sudah terbukti masih efektif. Tantangannya, bagaimana menggunakan kanal digital secara terukur yang memberikan hasil optimal. Untuk itu, harus selektif serta dipadukan dengan terus menggunakan kanal pemasaran konvensional yang proven.”

Melalui gelaran sesi diskusi dan forum terbuka ini, Marketing Enthusiast Community dan BINUS Business School berbagi banyak materi insightful yang bisa dijadikan pertimbangan oleh praktisi pemasaran dalam mengambil keputusan pada tahun 2023 ini. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat mengembangkan Marketing Enthusiast Community agar memiliki anggota yang jauh lebih variatif lagi, sehingga insight yang didapatkan oleh pelaku industri pemasaran juga turut berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here