Mulai Besok, SMS Premium Dihentikan

[Reading Time Estimation: < 1 minute]

Sepuluh operator yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) menegaskan komitmentnya pada layanan publik untuk menjawab keresahan yang selama ini marak di masyarakat. Keresahan itu berupa dugaan praktek-praktek penyalahgunaan SMS berisi iklan promosi yang mengakibatkan berkurangnya pulsa pelanggan.

“Untuk menyikapi perkembangan situasi terakhir yang terjadi di masyarakat mengenai SMS premium, ATSI mengambil langkah konkrit yaitu, anggota ATSI akan melaksanakan penghentian penawaran konten komersial melalui SMS broadcast/pop-screen/voice broadcast terhitung sejak tanggal 18 Oktober 2011 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian oleh pemerintah/regulator,” ujar Sarwoto Atmosutarno, ketua Umum ATSI, di Jakarta, Senin (17/10/2011).

Sarwoto menambahkan langkah ini merupakan bukti komitmen ATSI untuk mengikuti regulasi yang telah diterapkan oleh pemerintah, dalam hal ini  Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Selain itu kata Sarwoto, sejauh ini anggota ATSI sangat responsif, terbukti dari catatan BRTI dari 90% keluhan yang masuk ke mereka sudah ditangani dengan baik. Bahkan sudah ada 60 content provider (CP) yang sudah di black list dan para operator diminta untuk tidak lagi berbisnis dengan CP yang bermasalah tersebut. Di samping itu, ATSI juga telah menayangkan iklan layanan masyarakat baik bersama-sama, maupun masing-masing operator. Hal ini menunjukan  kepedulian ATSI kepada pelanggan untuk diberikan edukasi mengenai SMS premium dan SMS penipuan serta kemudahan akses ketika mengalami masalah. (Hernawan/www.marketing.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here