SOS Children’s Villages dan Allianz Bantu Anak Muda Masuk Pasar Tenaga Kerja

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.idBerita Financial | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran per Februari 2020 adalah sekitar 6,88 juta penduduk Indonesia. Jumlah ini naik 60 ribu orang dibandingkan Februari 2019, dengan perbandingan tahun per tahun. Keadaan ini tentunya diperparah oleh dampak pandemi Covid-19.

Imbas dari pandemi tidak hanya kita rasakan pada masa sekarang, tapi dapat dirasakan sampai beberapa tahun ke depan. Untuk mencegah keadaan yang lebih buruk, anak-anak muda harus diberi penguatan dan dukungan dalam mengembangkan potensinya agar dapat membangun kembali perekonomian pasca Covid-19.

Untuk meningkatkan kapasitas anak-anak muda di Indonesia, SOS Children’s Villages bekerja sama dengan Allianz Indonesia membuat program “We Are the Future”. Tujuan program ini mempersiapkan anak – anak muda khususnya di SOS Children’s Villages Semarang memasuki dunia kerja. Program ini menyasar remaja tingkat SMA/SMK. Mereka akan mendapatkanpelatihan bahasa Inggris dan komputer, program ketahanan diri dan kewirausahaan, pendampingan usaha, hingga pemagangan. Program ini akan diimplementasikan selama tiga tahun terhitung dari tahun 2020 dan akan berakhir pada tahun 2022.

Baca juga: Inilah Jajaran Pekerjaan di Industri Digital yang Populer dan Gajinya

“Melalui program lanjutan di tahun 2020, We Are the Future yang dilaksanakan bersama Allianz, anak-anak muda di SOS Children’s Villages bisa mendapatkan bekal yang berguna bagi masa depan dan meningkatkan kepercayaan diri untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Terutama saat kondisi pandemi seperti ini, mereka harus punya keterampilan yang baik agar tidak kalah saing dengan anak muda lainnya, bersama mitra yang terlibat secara nyata pada penurunan angka pengangguran anak muda di Indonesia,” ujar Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia.

Allianz - SOS We Are The Future
Setelah kesuksesan program We Are Hope pada tahun 2019 lalu, kembali tahun ini Allianz Indonesia dan SOS Children’s Villages membuat program dengan nama We Are the Future

Cui Cui, Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia menegaskan, keterlibatan Allianz di We Are the Future sejalan dengan salah satu pilar dari CSR Allianz Indonesia yaitu Pendidikan. Dia menambahkan, program ini melibatkan profesional di bidangnya dan sekitar 40 anak muda SOS Children’s Villages peserta pelatihan

“Kemandirian anak muda dan persiapan diri mereka memasuki dunia kerja adalah salah satu hal yang menjadi tugas kita bersama. Kami berharap melalui program ini dan banyak program lainnya yang didukung oleh Allianz, akan lebih banyak lagi generasi muda Indonesia yang mampu menggapai cita-citanya dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” kata Cui Cui.

Baca juga: Sribu: Kesetaraan Peluang Kerja Bagi Freelancer

Sementara itu, Harry Hikmat, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial mengatakan, pandemi membuat pilihan lapangan kerja yang masih bertahan menjadi lebih sedikit dari sebelumnya, dengan jumlah angkatan kerja yang lebih banyak. Karena itu, siapapun harus memiliki ketrampilan khusus untuk bisa terpilih dan mendapatkan pekerjaan.

“Untuk itu, pemerintah selalu berusaha mencari jalan agar masyarakat dapat memiliki ketrampilan yang baik agar mampu diterima di sebuah pekerjaan. Dan apa yang dilakukan oleh SOS Children’s Villages bersama Allianz Indonesia sangat baik, yaitu memperkuat generasi muda bangsa Indonesia,” ujar Harry.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Berita Bisnis

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here