RI-1 pun Tertarik Terjun ke Twitter

[Reading Time Estimation: < 1 minute]

Menambah panjang daftar kepala negara yang memiliki akun Twitter resmi, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pun secara resmi menggunakan @SBYudhoyono sebagai identitasnya di media sosial kondang itu.

Cuitan beliau sudah muncul di lini masa akun SBY yang bertanda “certified” tersebut.

SBY bukan satu-satunya kepala negara yang punya akun Twitter resmi. Menilik data yang dipegang oleh Digital Policy Council, per Desember 2012 telah ada 75% kepala negara yang memiliki akun resmi di Twitter.

Lalu siapa yang akan mengelolanya? Sebagaimana lazimnya pada akun Twitter milik kepala negara yang lain, tentu ada tim media sosial kepresidenan di balik itu. Namun, untuk cuitan yang berasal dari SBY sendiri, ada signature khusus, yaitu *SBY* , untuk menegaskan bahwa cuitan itu benar-benar ditulis oleh SBY sendiri.

Strategi komunikasi

Keuntungan apa yang bisa didapat dengan terjun langsung ke media sosial? Jika ini adalah kehendak Presiden untuk memperluas jangkauan komunikasi publiknya dalam sisa masa pemerintahannya, tentu patut disambut baik. Mungkin hal tersebut didasari keyakinan akan makin pentingnya media sosial sebagai ruang publik yang juga memiliki sifat strategis dalam pembentukan opini politik.

Kekhawatiran tentu ada. Beberapa pihak mungkin mencemaskan kemungkinan munculnya respon negatif melalui media sosial terhadap cuitan Presiden. Namun menerima kritik tajam dari followers adalah bagian dari konsekuensi kebijakan tersebut, termasuk yang terburuk dari semuanya.

Beberapa pihak mungkin juga menganggap bahwa masuknya Presiden ke Twitter dinilai terlambat mengingat masa jabatannya sudah hampir berakhir. Tapi, “lebih baik telat daripada telat banget, kan?”

(Wachid Fz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here