Jurus Olike Menjadi yang Terbaik di Benak Konsumen

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Inovasi menjadi salah satu cara Olike Indonesia mempertahankan posisinya di pasar aksesoris ponsel Indonesia.

Marketing.co.id – Berita Digital | Di tengah ketatnya persaingan bisnis aksesoris ponsel, brand dituntut untuk selalu tanggap akan keinginan dan kebutuhan konsumen. Pasalnya, perkembangan teknologi informasi yang kian masif dan banyaknya brand yang beredar di luar sana membuat konsumen menjadi semakin kritis dan teliti dalam membeli.

CEO Olike Indonesia Cain Wang tidak menampik jika persaingan di pasar aksesoris ponsel cukup ketat. Hal ini ditandai dengan terus bermunculannya pemain-pemain baru. Namun, Cain Wang sama sekali tak merasa khawatir. Alih-alih bersaing, Olike lebih memilih fokus pada inovasi untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya.

Menurut Cain Wang, konsisten menjaga kualitas produk dengan melakukan inovasi berkesinambungan, menyajikan varian produk yang lengkap serta jangkauan distribusi yang luas merupakan keunggulan Olike. Untuk layanan purna jual, Olike memiliki 24 cabang di seluruh Indonesia. Setiap cabang memiliki 1 after sales point, dimana konsumen bisa mengklaim garansi jika terjadi masalah.

“Olike merupakan brand yang satu group dengan OPPO. Olike hadir melalui riset dimana kami melihat ada kebutuhan untuk aksesoris handphone yang belum terpenuhi di Indonesia, baik secara market maupun pengguna. Dan, belum ada brand yang memenuhi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, Olike hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Cain Wang kepada Marketingcoid.

Olike sendiri merupakan penggabungan dua brand yaitu Oase dan Olike Edutoys, yang sama-sama merupakan pemain kunci di pasar aksesoris dan IoT serta perangkat pembelajaran. Dalam 2 tahun terakhir, Olike mengalami perkembangan dan pencapaian, baik secara internal maupun eksternal.

Hadir sejak 2021, Olike tidak terus melakukan inovasi untuk mengembangkan produk-produk aksesoris ponsel seperti powerbank, adapter, kabel charger dan lainnya yang sesuai kebutuhan pengguna. Di saat yang sama, Olike juga terus meningkatkan kualitas after service, bukan hanya ke konsumen namun juga ke mitra diler yang sudah bekerja sama.

“Kami tidak pernah berhenti berinovasi untuk mengembangkan produk-produk aksesoris yang paling baru. Sebelum mengembangkan produk, kami selalu melakukan riset terlebih dahulu untuk membuat produk yang inovatif dan baru,” lanjut Cain Wang.

Branding Olike Indonesia

Olike menyadari bahwa memiliki kualitas produk yang baik saja akan percuma jika konsumen tidak mengetahuinya. Oleh karena itu, Olike juga gencar melakukan kegiatan marketing dan branding agar semakin dikenal luas.

Branding Director Olike Indonesia Iono Liu menambahkan bahwa sejak awal 2023, Olike selalu melakukan kegiatan branding seperti dengan melakukan pemasangan billboard, dan memasang spanduk di toko-toko yang sudah bekerja sama. Secara online, Olike juga aktif membuat konten-konten edukasi di media sosial yang relate dengan pengguna.

“Tahun 2023, kami akan lebih banyak berinteraksi dengan para pengguna, bukan hanya dari sisi produk tapi juga dari sisi service dan konten-konten yang disajikan. Targetnya supaya brand Olike semakin dikenal masyarakat Indonesia,” jelas Iono Liu.

Terkait rencana Olike Indonesia di 2023, lebih lanjut Cain Wang mengatakan bahwa ada beberapa strategi yang sedang disiapkan. Dari sisi produk, Olike akan terus berinovasi untuk menyediakan produk-produk yang paling baru yang bisa memenuhi kebutuhan konsumen dengan kualitas yang baik. Dari sisi internal operasional, Olike akan terus meningkatkan kemampuan untuk menyediakan pelayanan bagi konsumen dan mitra.

“Setiap bulannya kita akan selalu ada produk-produk baru di 2023. Sebagai brand smart aksesoris, tujuan kita adalah meningkatkan atau memudahkan hidup konsumen,” pungkas Cain Wang. Dengan segala upaya yang dilakukannya, Cain Wang menargetkan pertumbuhan double digit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here