Prasetiya Mulya Gelar National Marketing Conference 2013

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Membahas tentang dunia marketing memang tidak ada habis-habisnya. Apalagi untuk mengembangkan konsep-konsep marketing di masa depan  dengan memberikan pengetahuan dalam membangun hubungan yang sukses dengan konsumen.

Dengan konsep- konsep marketing yang menarik itulah Prasetiya Mulya Business School menggelar National Marketing Conference (NMC) 2013. Acara ini mewadahi para akademisi dan praktisi marketing, pemerintah, dan juga komunitas dunia marketing yang ingin mengembangkan konsep-konsep marketing di masa depan.

Seminar NMC ini di hadiri antara lain oleh Dahlan Iskan, Menteri Negara BUMN RI, Prof Djoko Wintoro, Ph.D, Ketua STIE Prasetiya Mulya, dan Reza  Ashari Nasution Ph.D, Direktur Program MBA SBM-Institut Teknologi Bandung.

Acara ini mengangkat tema “Interconnectivity Marketing” dan berlangsung di Gedung Prasetiya Mulya Cilandak, Jakarta pada 14 Februari 2013.

Menurut Prof. Agus W Soehadi, Ph.D, selaku Guru Besar Ilmu Pemasaran Prasetiya Mulya sekaligus konseptor NMC, tema ini diangkat karena fenomena landscape marketing yang telah berubah. Saat ini hubungan produsen dan konsumen tidak lagi bersifat vertikal, melainkan bersifat horizontal.

Ia menambahkan konsumen tidak hanya mengonsumsi value yang ditawarkan oleh produsen, tetapi juga aktif terlibat dalam penciptaan value. Fenomena tersebut akan menstimulasi alternatif konsep-konsep pemasaran yang berbeda dengan konsep-konsep pemasaran yang mendominasi selama ini.

Memang salah satu isu utama dalam bisnis sekarang adalah bagaimana menawarkan suatu nilai proposisi yang superior ke pasar. Biasanya proposisi nilai yang sudah dikonsepkan akan mudah diikuti oleh pesaing.  Apalagi perubahaan selera konsumen begitu cepat terjadi.

“Perubahaan konsumen yang begitu cepat akan menyulitkan perusahaan untuk menang dalam persaingan jika hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen yang ada di pasar untuk menghasilkan proposisi nilai yang superior. Sebagai contoh, interconnectivity yang dilakukan oleh Wikipedia, Google, Polygon, Nike, dan lain sebagainya,” ungkap Agus.

Ketika  ditanya apa harapan yang ingin dicapai dari konferensi ini, Agus menjawab, “Salah satu tujuan dari konferensi ini adalah diseminasi gagasan terkait dengan perkembangan konsep pemasaran ke depan. Saya berharap diseminasi gagasan ini juga berkembang. Tidak berhenti begitu konferensi ini selesai. Kami berharap ada kelanjutan di berbagai tempat di Indonesia, sehingga kita tidak tertinggal dari negara-negara lain.“ (Hernawan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here