Masalah Jerawat Membuat Valencia Tergerak Membuat Harlette Beauty

[Reading Time Estimation: 3 minutes]

Marketing.co.id – Berita UMKM | Jerawat memang menyebalkan karena sangat mengganggu penampilan. Apalagi kalau ada bekas jerawat yang tertinggal. Butuh waktu lama untuk menghilangkannya. Seperti yang dialami Valencia Nathania, Founder harlette Beauty. Wajahnya yang jerawatan parah membuatnya merasa insecure atau tidak percaya diri. Berbagai cara sudah ia lakukan, mulai dari pergi ke dokter, memakai bahan-bahan dapur, hingga memakai skincare dari yang murah sampai yang mahal. Namun, tak ada hasil yang membuatnya menjadi depresi dan mengurung diri di kamar.

Baca Juga: Glowmy Siap Bersaing di Pasar Skincare Indonesia

Banyak mengurung diri di kamar, Valen akhirnya mengambil kesempatan untuk belajar dan mencari tahu tentang masalah kulit yang dialaminya dan memutuskan untuk belajar tentang kulit hingga belajar formulasi skincare di London. Setelah bertahun-tahun mengalami jerawat yang tidak kunjung sembuh bahkan makin parah, akhirnya Valen sadar ternyata kalau kulit yang lagi rusak atau bermasalah bukan membutuhkan obat-obatan tapi yang penting fokus untuk menyehatkan kulit terlebih dahulu.

Nah, setelah sekian lama memformulasikan skincare untuk membantu kulitnya lebih sehat, dia akhirnya menemukan formula yang tepat yang membantu menutrisi kulit supaya lebih sehat. “Dari situ saya mulai menceritakan kisah ini lewat social media dan membantu teman-teman yang mengalami kondisi kulit yang sama yaitu jerawat,” ucapnya.

Baca Juga: Tips Mencegah Iritasi Wajah Saat Menggunakan Masker

Awalnya Valen cuma membagikan produknya ke teman terdekat dan orang-orang di sekitarnya, sampai akhirnya banyak orang-orang yang merasa tertolong dengan produk Harlette. Valen pun memutuskan untuk menjualnya supaya lebih banyak lagi orang yang bisa menggunakan. “Produk itu diberikan nama Harlette yang berasal dari kata “heart” dan “meadow” (padang rumput) yang artinya produk ini dibuat dari bahan-bahan alami dan dibuat dengan hati,” jelasnya.

Dimulai dari 1 orang yang tertolong berkat produk Harlette hingga sekarang ada ribuan orang yang sudah berjuang bersama untuk mencapai kulit sehat. Tak main-main, Valen menggodok produknya lebih dari satu tahun hingga pada akhirnya diluncurkan Maret 2019.

Baca Juga: Whitelabs Luncurkan Masker Yang Lagi Viral di Korea

Meski mengaku prosesnya tak mudah, namun Valencia berharap produknya bisa membantu orang-orang yang punya masalah serupa dengannya dulu. “Prosesnya susah banget dan aku harus yakin ini yang terbaik untuk kulit orang-orang, bukan cuma kulitku. Makanya banyak banget yang nanya kenapa Harlette lama ngeluncurin produk baru karena aku mau produk yang diberikan ke user itu berkualitas dan membantu permasalahan kulit orang-orang.”

Saat ini, Harlette Beauty sudah memiliki lima jenis produk, yaitu facial wash, sleeping mask dan day crème dari bahan oatmilk, dan toner, emulsion dari watermelon (semangka). Produk yang paling best seller saat ini adalah oatmilk sleeping mask, karena fungsinya memperbaiki skin barrier agar kulit lebih sehat. “Kita tidak hanya pengen jual produk saja tapi lebih pengen membantu teman-teman berjuang untuk mencapai kulit yang sehat. Makanya ketika ada customer yang mau beli, biasanya customer berkonsultasi terlebih dahulu agar produk yang dibelinya benar-benar menjawab masalah kulit yang dihadapi,” tandas dia.

Tren skincare lokal

Melalui akun Instagram @harlettebeauty, skincare lokal saat ini memang tampak sedang naik daun. Namun, Valencia mengakui dirinya meluncurkan merek sendiri bukan karena mengikuti tren. Baginya, masalah kulit, tidak hanya sekadar penampilan melainkan juga kesehatan kulit. Valencia begitu tersentuh dengan banyaknya curhat para pelanggan yang ditemuinya di media sosial tentang masalah kulit yang sama seperti yang dialaminya dulu.

Baca Juga: Tips Mengatasi Masalah Wajah Kusam

“Mereka butuh dukungan. Satu-satunya yang bisa mendukung adalah orang yang punya jerawat juga,” kata dia. Itulah mengapa Valencia memilih tidak terlalu jorjoran mempromosikan orang-orang untuk memakai produk kecantikan tertentu. Sebab baginya, kecantikan tidak melulu dari luar, melainkan juga dari dalam yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan mental kita. “Bagaimana kita bisa menerima diri kita, menjaga pola makan, gaya hidup, baru setelah itu produk,” ujarnya.

Ke depannya, Valencia berencana menambah jenis produknya tapi rencana itu tidak akan direalisasikannya secara terburu-buru karena ingin melakukan riset yang mendalam demi menghasilkan produk berkualitas. Lebih jauh, ia bermimpi agar masyarakat Indonesia bangga menggunakan produk sendiri dan peduli akan kesehatan kulit.

Baca Juga: Tompi Bedah 5 Mitos Perawatan Pria

Valencia belajar dari temannya di Korea Selatan bagaimana mereka suka pakai skincare sejak dini dan stepnya sangat ribet. Hal itu diamatinya ketika mendapat kesempatan pertukaran pelajar ke Negeri Ginseng. “Aku pernah tanya ke orang Korea, kenapa sih kalian pakai skincare ribet banyak stepnya? Jawaban dari teman aku gini, ‘Karena kita pakai skincare buat menyehatkan kulit, jadi gak lihat masalah sekarang apa terus pakai obat tapi investasi untuk sampai tua kulitnya tetep sehat dan bagus,” pungkasnya.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Berita Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here