Ini Serangkaian Inovasi UMG IdeaLab di Bidang Teknologi Kesehatan

[Reading Time Estimation: 3 minutes]

Marketing.co.id – Berita Financial Services | Memasuki tahun 2021, UMG IdeaLab, perusahaan venture builder besutan Kiwi Aliwarga memasuki babak baru. Hal ini ditandai dengan dikembangkannya teknologi 4.0 di  bidang kesehatan. Melalui Widya Imersif Teknologi, Aryaguna Technology, ProSehat, dan Perawatku, UMG IdeaLab menciptakan teknologi kesehatan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan pribadi secara digital dan kemajuan healtech bagi para nakes di Indonesia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis, terdapat kurang dari sepuluh dokter di antara 10.000 orang di Indonesia, dan Kementerian Kesehatan menyebut jumlah penduduk lebih dari 200 juta hanya mempunyai 10.168 puskesmas, 2.877 rumah sakit, 9.205 klinik, dan 30.260 apotek. Sementara, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 196,7 juta pengguna.

“Dengan data tersebut, akses layanan kesehatan masyarakat belum sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan, tetapi potensi masyarakat untuk mengakses  teknologi digital terbilang cukup tinggi. Maka, UMG IdeaLab terus berkomiten mengembangkan solusi teknologi demi memenuhi layanan kesehatan kepada masyarakat luas, terlebih pada masa pandemi saat ini,” ujar Managing Partner UMG IdeaLab Kiwi Aliwarga.

Baca juga: Keamanan Data Pasien Jadi Tantangan Terbesar

Widya Imersif Teknologi, startup asal Yogyakarta menghadirkan perangkat keras Kios Sehat dan jam tangan sehat WISH ke tengah masyarakat.  Dengan bentuk serupa mesin ATM dan memiliki peran sebagai support system tenaga kesehatan, Kios Sehat mampu melakukan pengecekan, diagnosa, dan edukasi kesehatan. Teknologi ini memiliki fitur utama mengukur tinggi dan berat badan, suhu tubuh, hemoglobin, hingga kadar gula dan tekanan darah.

“Kios Sehat saat ini sudah mulai digunakan di klinik ProSehat di kawasan Palmerah Jakarta dan akan segera hadir di PMI Yogyakarta dan di Islamic Center Arrahmah Cibubur. Kios sehat memudahkan pengguna untuk mengetahui kondisi tubuhnya secara lebih praktis dibandingkan medical check up secara konvensional,” jelas Azman Latif, VP Technology Widya Imersif Teknologi.

Serupa dengan Kios Sehat, jam tangan pintar WISH memiliki fitur yang berfungsi sebagai early warning system Covid-19. WISH mampu mendeteksi kondisi tubuh abnormal pengguna, di mana ketika pengguna mengetahui kondisi anomali dapat langsung melakukan konsultasi telemedik dengan dokter untuk diagnosis lebih lanjut. Hasil record kondisi tubuh pribadi kedua produk unggulan Widya Imersif Teknologi ini dapat diakses melalui smartphone dan pengguna dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya di telemedik ProSehat.

Baca juga: Dampak Positif Pandemi bagi Asuransi Jiwa dan Telemedik

UMG IdeaLab 2 - Kios Sehat
UMG IdeaLab 2 – Kios Sehat

Dalam perkembangan healthtech, startup ProSehat yang diprakarsai oleh dr. Gregorius Bimantoro mengusung telehealth connected device, di mana pencegahan dan pemeliharaan kesehatan dilakukan secara virtual. Saat ini sudah berjalan program pemantauan kesehatan di perusahaan yang menggunakan layanan ProSehat dengan memanfaatkan telemedik yang dikhususkan untuk Corporate Health.

Inovasi lainnya dari Aryaguna Technology adalah E3D berkonsep 3D imaging & VR Training Health. Produk E3D dapat mengubah hasil CT scan dan MRI menjadi bentuk 3D, sehingga memudahkan pasien untuk memahami hasilnya secara visual. Bagi dokter, 3D imaging mampu mengefisiensikan waktu dalam mengambil keputusan atau tindakan yang dibutuhkan pasien. Selain itu, hasil 3D imaging dapat dicetak menjadi objek 3D menggunakan 3D print.

“Jadi, teknologi yang kami kembangkan memudahkan pemberian informasi dokter kepada pasien dengan lebih detail dan real. Dokter pun dapat mempersiapkan pre-surgery planning dengan lebih matang dan presisi,” papar CEO Aryaguna Technology Samuel Theodorus.

Sementara itu, teknologi VR Training yang saat ini dikembangkan ditujukan bagi perawat dan bidan untuk simulasi pelatiha serta sarana belajar mahasiswa kedokteran. Saat ini, teknologi E3D sedang dalam proses penjajakan kerja sama ke beberapa rumah sakit di Jabodetabek, dan VR Training tengah dikembangkan melalui konsultasi dengan beberapa dokter dan dosen kedokteran terkait pengembangan materi pembelajaran. Simulasi E3D dapat diakses di link ini dan VR training dapat dicek di sini.

Baca juga; 5 Tren Internet of Senses di Tahun 2030

Teknologi VR Training yang diusung Aryaguna Technology turut digunakan startup Perawatku. Menyasar lulusan sekolah tinggi keperawatan, Perawatku menyediakan end-to-end solution, dari rekrutmen suster, pelatihan keahlian homecare, hingga penyaluran kerja kepada pengguna.

Untuk memperkuat komitmennya dalam perkembangan teknologi kesehatan Tanah Air, UMG IdeaLab juga tengah mengembangkan smart hospital system dengan mengimplementasikan digitalisasi sistem informasi rumah sakit dan menggantikan sistem pencatatan manual yang lazim digunakan rumah sakit saat ini. Tidak ketinggalan, investasi pada riset dan pengembangan juga dilakukan untuk mendeteksi penyakit melalui mata dan lidah.

Dalam waktu dekatpun, produk teknologi kesehatan dalam ekosistem startup di UMG IdeaLab yang akan diluncurkan ke tengah masyarakat adalah jam tangan sehat WISH yang direncanakan akan open order di akhir Februari 2021 di berbagai platform e-commerce.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Berita Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here