East Ventures Berikan Suntikan Dana untuk Startup AMODA

Marketing.co.id – Berita Properti | Startup teknologi properti dan konstruksi AMODA telah berhasil mengamankan pendanaan awal (seed funding) dalam upayanya untuk merevolusi sektor properti dan konstruksi di Indonesia. Putaran investasi ini dipimpin oleh East Ventures dan Living Lab Ventures, yang memberikan dukungan yang kuat bagi visi AMODA dalam menghadirkan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan dalam industri yang selama ini mengandalkan metode konvensional.

AMODA Team
AMODA Team

AMODA, yang didirikan oleh Robin Yovianto sebagai Co-Founder & Chief Executive Officer, dan Agusti Salman Farizi sebagai Co-Founder & President, memiliki tujuan besar untuk mengatasi tantangan dalam industri properti dan konstruksi Indonesia. Dalam industri ini, penggunaan metode konvensional telah mengakibatkan tingkat produktivitas yang rendah dan kurangnya transparansi dalam proses konstruksi, menghasilkan inefisiensi yang membuang sumber daya dan meningkatkan jejak karbon.

Namun, AMODA hadir dengan solusi yang menggunakan teknologi digital untuk merombak proses konstruksi tradisional. Ini memungkinkan untuk memberikan solusi bangunan yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan individu dan bisnis, mulai dari skala usaha kecil hingga perusahaan besar. Salah satu inovasi penting yang ditawarkan oleh AMODA adalah penggunaan dashboard yang memberikan informasi transparan mengenai harga, konstruksi, dan proses penyewaan, memastikan pengalaman yang dapat dilacak dan terpercaya.

Robin Yovianto, Co-Founder dan Chief Executive Officer AMODA, menyatakan, “Kami senang bisa mencatat tonggak penting dalam perjalanan AMODA. Dengan dukungan dari para investor, putaran pendanaan awal ini mendorong kami untuk terus merevolusi lanskap properti dan konstruksi di Indonesia. Kami yakin untuk dapat terus menciptakan ruang bangunan yang inovatif, mudah beradaptasi, dan ramah lingkungan dalam memberdayakan dunia usaha dan individu.”

Dalam pengembangan produknya, AMODA menawarkan efisiensi dan kemampuan beradaptasi yang optimal pada bangunan, memungkinkan relokasi dan perluasan yang mudah untuk memenuhi kebutuhan yang dapat berubah seiring waktu. Hal ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi para klien dalam memitigasi risiko, terutama pada tahap awal merintis usaha atau bisnis mereka.

Selain menghadirkan solusi yang memaksimalkan efisiensi, AMODA juga sangat peduli terhadap dampak terhadap lingkungan. Dengan menggunakan material yang efisien, AMODA membantu mengurangi emisi karbon dan menghasilkan proses konstruksi yang lebih ramah lingkungan.

Sejak berdiri pada Oktober 2021, AMODA telah mencatat pertumbuhan pendapatan setidaknya 4x dari tahun ke tahun. Perusahaan ini telah memperluas operasinya, berkolaborasi dengan lebih dari 50 mitra kontraktor nasional, dan menjalin hubungan dengan lebih dari 30 pemilik tanah. Dengan inovasinya, AMODA telah memperkuat kemitraan jangka panjang dengan lebih dari 60 perusahaan dan pengguna swasta dalam mengatasi tantangan konstruksi yang mereka hadapi.

Investor pun tidak ketinggalan untuk menyatakan dukungannya terhadap AMODA. Melisa Irene, Partner East Ventures, berkata, “Kami senang dapat melipatgandakan investasi kami di AMODA. Investasi ini mencerminkan keyakinan kami terhadap visi mereka untuk mentransformasi dan mendefinisikan kembali sektor properti dan konstruksi di Indonesia.”

Sementara Bayu Seto, Partner Living Lab Ventures, menambahkan, “Kami gembira untuk mengumumkan partisipasi kami pada putaran investasi AMODA ini. Hal ini menandai tonggak penting dalam perjalanan kami karena kami menyadari potensi besar dan kekuatan transformatif yang dimiliki AMODA.”

AMODA saat ini berbasis di Jakarta dan Bandung dengan tim sebanyak 30 orang. Pada Q3 2024, AMODA menargetkan bisa berkolaborasi dengan lebih dari 30 mitra manufaktur, 100 pemasok/distributor UKM, dan 150 mitra kontraktor, untuk menjadikan proses konstruksi lebih efisien, efektif, dan berkelanjutan. Dengan dukungan investor dan visinya yang kuat, AMODA berpotensi besar untuk mengubah wajah industri properti dan konstruksi di Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here