Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

Cara Selebriti Membangun Merek Menggunakan Media Sosial

social-media-tips-lady-gaga

Tahukan Anda laman Facebook Vin Diesel adalah salah satu fan page dengan penggemar terbanyak di jagat ini? Dengan 45 juta lebih likes, bintang Fast & Furious 6 ini menjadi salah satu selebriti paling terkenal di situs jejaring sosial.

Ada juga Lady Gaga yang menjadi contoh pemasaran sukses di jejaring sosial. Dalam sepekan Lady Gaga berhasil menjual delapan juta botol parfum.

Bagaimana mereka bisa begitu sukses menggunakan media sosial, dan apa langkah-langkah yang bisa Anda ikuti dari mereka?

Berikut cara selebriti menggunakan media sosial untuk membangun merek mereka  seperti kami kutip dari Socialmediatoday.com:

Mereka menganggap fans seperti teman

Selebriti menggunakan media sosial adalah salah satu cara agar lebih dekat dengan para fans. Menggunakan Twitter atau Instagram memberikan sebuah kesempatan besar untuk berbicara dengan fans-nya di lingkungan yang relatif aman.

Orang-orang senang “berbicara” dengan bintang favorit mereka. Sebuah tweet dari seseorang yang diidolakan menjadi sebuah kebanggaan dan itu akan membuat mereka semakin menyukai Anda.

Terlibat dalam self-promotion

Media sosial sangat ideal untuk self-promotion atau promosi diri. Pastikan Anda terlibat atau melakukan sendiri tweet harian, update status, atau foto. Itu adalah cara selebriti agar tetap terjaga di mata publik. Banyak dari mereka menggunakan beberapa platform sekaligus agar bisa mengakomodir semua fans mereka.

Lady Gaga sangat pandai dalam hal ini. Dia men-tweet petunjuk, teaser, dan teka-teki tentang album mendatang, tur, dan video untuk membuat penggemarnya penasaran. Dia berbagi informasi tentang proses penciptaaan dan menawarkan foto untuk melihat kehidupan pribadinya. Hasilnya, tentu saja dia menjadi seorang mega bintang dan tiket konsernya terjual habis saat mulai dijual.

Membuat sosok lebih relevan

Terkadang popularitas selebriti bisa hilang. Setelah orang berhenti membicarakan mereka sepanjang waktu tertentu, itulah akhir dari ketenaran selebriti tersebut. Namun, saat ini bukan mustahil untuk kembali terkenal, dan untuk itu selebriti tak harus melakukannya sendiri. Untuk tetap tenar, terkadang selebriti tidak melakukannya seorang diri.

Lihatlah Betty White, seorang wanita cerdas nan berbakat yang selalu menghiasai layar televisi dan film selama bertahun-tahun. Tapi sayangnya, generasi baru tidak banyak tahu tentang dia.

Namun, melalui kehadiran media sosial dan beberapa peran yang dimainkan dengan sangat baik, tiba-tiba semua penggemar baru yang mengikutinya di Twitter dan Facebook memintanya manggung di SNL (Saturday Night Live). Bahkan sudah ada petisi online. Coba tebak apa yang terjadi selanjutnya?

Mengubah opini publik

Banyak juga selebriti yang menemukan manfaat media sosial untuk membangun kembali merek mereka. Ini memang tidak selalu berhasil, tapi biasanya selebriti yang telah melakukan kesalahan di mata publik akan menggunakan akun media sosial untuk meminta maaf. Ini tidak selalu berhasil, tapi ketika itu terjadi, hal tersebut bekerja dengan baik.

Mempromosikan minat

Selebriti adalah merek untuk dirinya sendiri. Katty Perry adalah merek, Jonah Hill adalah merek, Snooki adalah merek. Sering kali mereka memiliki minat di luar profesi utama yang juga menghasilkan uang.

The Kardashians memiliki toko pakaian sendiri yang mereka tampilkan di Twitter, Facebook dan Instagram. Jay-Z dan P. Diddy memiliki banyak bisnis, seperti halnya Donald Trump, dan mereka membuat lebih banyak uang dengan berbagi ide di media sosial mereka.

Mempekerjakan manajer media sosial

Tidak semua selebriti berbagi update media sosial sendiri. Beberapa memilih cross-posting. Beberapa selebriti tetap update status ke Twitter atau Facebook sendiri namun tetap mempekerjakan seorang menajer media sosial untuk memperbarui profil mereka dengan berita lainnya tentang karir dan kehidupan mereka sehari-hari.

Dengan menugaskan seorang menajer, lebih kecil kemungkinannya bagi selebriti terlibat dalam permusuhan atau mengatakan sesuatu yang mungkin akan disesali di kemudian hari.

Mereka juga mendapat manfaat dari update konstan, bahkan ketika mereka sedang sibuk. Hal ini juga akan membuat penggemar senang, karena mereka menerima konten segar setiap hari.

Sumber: SocialMediaToday | Gambar: CloudSurfingMedia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top