Berubah Jadi Pluxee, Bagaimana Nasib Pemegang Voucher Sodexo?

KiKa: Marketing & Merchant Director Pluxee Indonesia, Theresia Lilya; Chief Executive Officer Pluxee Indonesia, Kiki Randall dan Director Strategic Marketing Services Kawan Lama Group, Adeline Ausy Setiawandalam sesi talkshow Transformasi Sodexo Benefit & Reward Services (BRS) menjadi Pluxee
KiKa: Marketing & Merchant Director Pluxee Indonesia, Theresia Lilya; Chief Executive Officer Pluxee Indonesia, Kiki Randall dan Director Strategic Marketing Services Kawan Lama Group, Adeline Ausy Setiawan dalam sesi talkshow Transformasi Sodexo Benefit & Reward Services (BRS) menjadi Pluxee

Marketing.co.id – Berita Marketing | Setelah beroperasi selama 45 tahun, Sodexo Benefits and Rewards Services bertransformasi menjadi Pluxee. Dengan identitas baru ini, Pluxee Indonesia, yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 2006, akan meningkatkan pelayanan yang berbasis teknologi dengan memperkuat jajaran produk Benefits & Rewards yang sudah ada.

Arti kata Pluxee:

“Plu” berarti plus atau positif. Sedangkan “X” menjadi simbol dari bagaimana transformasi ini menciptakan banyak peluang baru bagi 4 pilar utama yang mewakili Pluxee yaitu karyawan, klien, merchant, serta konsumen. Sementara “ee” mewakili employee engagement.

Chief Executive Officer Pluxee Indonesia Kiki Randall mengatakan, perubahan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan melalui inovasi di bidang teknologi dan digital. Melalui inovasi ini Pluxee bisa menyesuaikan kebutuhan setiap konsumen yang berbeda beda.

“Transformasi ini juga memberikan solusi untuk meningkatkan engagement terhadap karyawan, distributors, business partner dan konsumen dari klien kami melalui produk dan layanan yang dimiliki. Klien dapat memberikan personalisasi dengan menambahkan logo perusahaan sebagai sarana untuk meningkatkan brand awareness dari produk mereka atau memilih denominasi voucher yang sesuai dengan kebutuhan”, kata Kiki.

Pluxee memiliki dua produk unggulan yaitu Pluxee Gift yang sebelumnya merupakan Sodexo Gift Pass dan Pluxee eVoucher yang sebelumnya Sodexo ePass. Seluruh merchant Sodexo Gift Pass akan secara otomatis menjadi merchant Pluxee Gift dan semua merchant Sodexo ePass akan secara otomatis menjadi merchant Pluxee eVoucher.

Benefit yang ditawarkan akan tetap sama seperti saat masih bernama Sodexo begitu juga dengan merchant-nya yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk memberikan konsumen kebebasan memilih, Pluxee telah bekerja sama dengan lebih dari 800 merchant yang memiliki lebih dari 30 ribu outlet, mulai dari Supermarket, Department Stores, Electronic & Home Improvements, Restoran hingga Hotel & Travel.

Beberapa merchant Pluxee di antaranya Tokopedia, Grab, Alfamart, Alfamidi, Family Mart, Transmart, TipTop, Lulu Department Stores, Papaya Fresh Galery, Matahari Department Stores, Electronic City, ACE, INFORMA, Toys Kingdom, Chatime, Go! Go! CURRY – Genki no Minamoto, Kentucky Fried Chicken, Burger King, Pizza Hut, Shaburi – Kintan Buffet, Gramedia, dan Optik Melawai.

Bagi konsumen yang masih memiliki voucher Sodexo Gift Pass atau Sodexo ePass tidak perlu khawatir dengan adanya perubahan ini, karena voucher tersebut masih bisa digunakan di semua merchant yang bekerja sama dengan Pluxee Gift dan Pluxee eVoucher sampai dengan batas waktu yang tertera di voucher.

Dalam sesi talkshow, Director Strategic Marketing Services Kawan Lama Group Adeline Ausy Setiawan mengungkapkan bahwa Sodexo dan Kawan Lama Group sudah menjalin kerja sama sejak 2018.

Saat itu dimulai dari satu brand saja. Berkat kepuasan dan antusiasme dari para pelanggan terhadap layanan Sodexo, Kawan Lama Group terus memperluas kerja sama. Saat ini voucher Sodexo bisa digunakan di lebih dari 1.200 toko dari seluruh brand ritel dan F&B Kawan Lama Group.

Adeline berharap, perubahan Sodexo Benefits and Rewards Services menjadi Pluxee akan semakin memudahkan pelanggan dalam bertransaksi yang tentunya dapat meningkatkan kualitas layanan Kawan Lama Group.

“Dengan brand baru Pluxee kami berharap dapat membantu banyak perusahaan memberikan alternatif employee benefits yang lebih lengkap dan bervariasi sehingga harapan setiap karyawan mencapai kesejahteraan yang berbeda dapat terpenuhi,” tutup Kiki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.