Adira Finance Peroleh Fasilitas Pinjaman Sindikasi USD300 Juta di Singapura

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Berita Financial Services | PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mengumumkan penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi senilai USD300 juta di Singapura pada Kamis, 1 Februari 2024. Langkah ini menandai pinjaman sindikasi ke-9 bagi perusahaan, yang pertama kali dilakukan sejak pandemi Covid-19 melanda.

adira finance

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap stabil pasca-pandemi menjadi dorongan bagi bank-bank asing untuk memberikan fasilitas kepada perusahaan-perusahaan Indonesia dengan rekam jejak yang solid dan profil peringkat kredit tinggi. Adira Finance, yang kini memegang peringkat kredit nasional idAAA (Outlook stabil) dari Pefindo, serta peringkat internasional Baa1 dari Moodys dan BBB dari Fitch, terus mendiversifikasi sumber pendanaannya.

Pinjaman sindikasi kali ini berhasil mengumpulkan minat dari investor asing, terutama dari Singapura, Taiwan, dan Jepang. Fasilitas dengan tenor 3 tahun ini mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar 3,2 kali dari rencana awal, mencerminkan kepercayaan investor terhadap Adira Finance.

Dalam penerbitan pinjaman sindikasi ini, Adira Finance menunjuk CTBC Bank Co, Ltd; DBS Bank Ltd; Maybank Securities Pte, Ltd; MUFG Bank Ltd; dan United Overseas Bank Limited sebagai mandated lead arrangers dan bookrunners.

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, menyatakan kebahagiaannya atas penyelesaian pinjaman sindikasi ke-9 ini. “Kami merasa senang mendapatkan pendanaan dari lembaga-lembaga terkemuka sehingga dapat mendorong pertumbuhan Adira Finance dalam bisnis pembiayaan, khususnya pembiayaan otomotif dan non-otomotif,” ujarnya.

Adira Finance akan terus melakukan lindung nilai penuh (fully hedged) atas fasilitas ini untuk memitigasi risiko mata uang dan suku bunga. “Hal ini merupakan bagian dari strategi kami dalam mendanai pertumbuhan bisnis ke depan. Dengan gearing ratio sebesar 1,0 kali, jauh di bawah ketentuan regulasi sebesar 10 kali, kami memiliki ruang gerak yang luas dalam mencari pendanaan untuk mendukung target pertumbuhan penyaluran pinjaman pada tahun 2024,” tambah Dewa Made.

Adira Finance terus menunjukkan komitmen untuk menjadi pemimpin di sektor pembiayaan di Indonesia dengan strategi diversifikasi sumber pendanaan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan dukungan investor yang kuat dan fasilitas pinjaman sindikasi yang berhasil, prospek bisnis Adira Finance terlihat cerah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here