Zurich Hadirkan Produk Dengan Fleksibilitas Masa Pembayaran Premi

Marketing.co.id – Berita Financial Services | PT Zurich Topas Life (Zurich) meluncurkan Zurich Plan Protector yang menawarkan pengembalian premi hingga 200% dari total nilai premi yang dibayarkan.

Presiden Direktur PT Zurich Topas Life Richard Ferryanto, Chief Agency Officer PT Zurich Topas Life Banie Zulvanshah, dan Perencana Keuangan Bersertifikat Nadia Harsya dalam sesi diskusi peluncuran Zurich Plan Protector di Jakarta (4/10). Foto; marketing.co.id/lialily.

Presiden Direktur PT Zurich Topas Life, Richard Ferryanto mengatakan, “Zurich Plan Protector (ZPP) ini merupakan produk tradisional dan bukan unit link. Produk ini hadir karena kami banyak mendapat masukan dari para nasabah untuk membuat sebuah produk yang fleksibel. Kami tetap menyediakan produk unit link karena masih ada kebutuhan di pasar. Ke depan, fokus Zurich tetap mengembangkan kanal distribusi, inovasi dan simplifikasi.”

Pertumbuhan ekonomi tahun ini yang ada di kisaran 4,5-5,3%, mendorong masyarakat semakin detail melakukan perencanaan keuangan. Zurich Plan Protecttor dapat membantu nasabah membantu merencanakan keuangan, seperti pembelian aset, pembiayaan, serta waris sesuai dengan rencana kehidupan mereka.

Banie Zulvanshah, Chief Agency Officer PT Zurich Topas Life menambahkan, “Saat ini ada sekitar 56 juta generasi sandwich di indonesia dan sebanyak 8,4 juta generasi sandwich tinggal bersama keluarga. Proteksi yang kami kenalkan ini merupakan jenis asuransi tradisional yang memberi pilihan kebebasan kepada semua orang dengan target usia muda, profesional, kelompok produktif yang bisa direncanakan hingga 20 tahun ke depan.”

Zurich Plan Protector dapat dimiliki dari usia paling muda 30 (tiga puluh) hari hingga 100 (seratus) tahun. Nasabah juga mendapatkan fleksibilitas untuk menentukan masa pembayaran premi mulai dari 1 (satu) hingga 10 (sepuluh) tahun, dan manfaatnya dapat dinikmati hingga tahun ke-20 (dua puluh).

“Dengan Zurich Plan Protector, nasabah dapat merencanakan kebutuhan, seperti dana pendidikan, dana pensiun, dan dana cadangan untuk keperluan yang tidak terduga, dengan pertumbuhan pengembalian nilai, yang sesuai dengan kebutuhan keluarga yang berbeda-beda sambil mendapatkan perlindungan jiwa”, tutup Richard.

Marketing.co.id: portal berita marketing dan bisnis

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.