Serius Garap Pasar Indonesia, InDrive Konsisten Perangi Ketidakadilan

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Berita Digital & Technology | InDrive, aplikasi ride-hailing yang telah masuk ke Indonesia semakin menunjukkan keseriusannya dalam menggarap pasar melalui inisiatif misi besarnya dalam memerangi ketidakadilan.

Arsen Tomsky, CEO dan Founder inDrive. Foto: Ist.

Arsen Tomsky, CEO InDrive sekaligus Founder yang baru-baru ini mengunjungi Indonesia, menjelaskan misi besarnya dalam memerangi ketidak adilan dengan memberikan pilihan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

“InDrive memiliki visi bahwa masyarakat di seluruh dunia harus memiliki kesempatan yang sama dan menentang ketidakadilan di berbagai sektor di seluruh dunia. Beberapa waktu lalu kami telah meluncurkan inisiatif seperti program kepemilikan motor listrik bagi pengemudi InDrive. Kami melakukannya karena sejalan dengan misi InDrive yang berkomitmen membantu meningkatkan mata pencaharian pengemudi serta membangun industri transportasi online yang inklusif.” ujar Arsen.

Tidak hanya program kepemilikan motor listrik saja, namun juga pemberian fasilitas penyediaan Jaminan Sosial bagi para pengemudi InDrive di lebih dari 50 kota di Indonesia melalui BPJS Ketenagakerjaan, termasuk didalamnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

Dalam waktu dekat ini, akan diluncurkan InDrive Startup Partnership Program yakni sebuah program pendanaan dengan nilai US$ 100 juta untuk startup di dunia, termasuk Indonesia. Program ini akan membidik para startup yang memberikan dampak signifikan dalam menentang keadilan dan memberi kesempatan sebanyak-banyaknya.

Arsen menambahkan, “Dengan semakin meningkatnya kemajuan infrastruktur di Indonesia, InDrive melihat peluang mobilisasi masyarakat. Dalam 10 tahun mendatang lanskap bisnis di Indonesia akan semakin dinamis dan semakin mudah diikuti.”

InDrive telah beroperasi di Indonesia sejak 2019 dan hadir di lebih dari 50 kota di Indonesia serta beroperasi di lebih dari 655 kota di 48 negara di dunia. Dengan model peer-to-peer yang adil dan transparan, setiap konsumen dapat memilih layanan berdasarkan harga, peringkat pengemudi, waktu penjemputan dan model kendaraan sesuai keinginan mereka.

“Masih banyak program yang akan kami lakukan dengan mitra dalam bidang edukasi bagi startup sehingga mereka dapat mengembangkan kreativitas bisnis mereka. Selain itu, InDrive akan konsisten meluaskan cara melawan ketidakadilan melalui berbagai misi CSR di Indonesia termasuk bermitra dengan Lembaga Swadaya Masyarakat lokal.” tutup Arsen.

Marketing.co.id: portal berita marketing dan bisnis.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here