Seminar SHERPA: dari Cetak Label UMKM Lokal hingga Cetak Wristband di Industri Event

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Berita Marketing | Seminar SHERPA kembali menyapa penggiat UMKM dan industri di Jakarta dan Yogyakarta di awal tahun 2024. Seminar ini selalu dilaksanakan setiap tahun guna mendukung para pelaku UMKM dan industri di sektor label dan percetakan. Mengenalkan teknologi terbaru dan solusi yang tepat untuk bisnis mereka menjadi objektif utama SHERPA.

Pada seminar SHERPA seri Jakarta di Cosmo Amaroossa Hotel Jakarta pada 29 Februari 2024, RDS Label Solution sebagai penyelenggara mengangkat tema Embrace The Future of Digital Technology for Wristband Business. Acara ini diinisiasi untuk menyediakan platform bagi para pelaku industri untuk memahami dan mengadopsi teknologi digital terkini dalam bisnis gelang sebagai elemen inti sebuah acara untuk pengalaman yang terbaik pesertanya. Acara ini turut dihadiri para pelaku industri dari event organizer hingga ticketmaster.

“Jenis material gelang menjadi faktor penting dalam memproduksi jumlah besar. Ketika diproduksi bahan yang dipilih haruslah memiliki pasokan yang mencukupi dan dapat diakses dengan mudah. Kemudian, bahan harus mudah untuk dicetak, dipotong dan tahan di berbagai cuaca ketika digunakan dan tentunya nyaman dan mudah dikenakan,” jelas Yusuke Imai dari PT YUPO Corporation.

Selanjutnya, seminar SHERPA hadir menyapa pelaku UMKM Yogyakarta di Burza Hotel Yogyakarta pada Rabu, 6 Maret 2024. Mengusung tema Go Big Berani Tampil Beda, seminar SHERPA kali ini mengajak UKM binaan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul dan pelaku UKM sekitar Yogyakarta.

Terdiri dari rangkaian sesi edukasi bersama pembicara yang ahli dibidangnya. “Desain kemasan menjadi bagian dari brand image, dimana di beberapa kasus mampu mendorong daya jual sebuah produk tapi juga sebaliknya,” jelas Herlian Santoso dari PT EPSON Indonesia yang menjadi salah satu pembicara.

Dalam kesempatan tersebut, Herlian membagikan beberapa case study dengan kesimpulan bahwa harga produk dan desain kemasannya sering kali berkaitan secara langsung. Desain kemasan yang menarik perhatian dapat meningkatkan persepsi nilai produk di mata konsumen, sehingga memungkinkan pelaku usaha untuk menetapkan harga yang lebih tinggi.

Sementara itu, konsultan RDS Label Haryanto Wijaya menekankan kembali konsep branding bisa diartikan sebagai sebuah konsep membangun ikatan emosional antara produk kita dengan konsumen, sehingga konsumen mampu mengenali produk kita dengan mudah.

Selain itu, pentingnya konsep branding untuk sebuah produk yakni mengomunikasikan nilai, kualitas, dan citra merek kepada konsumen. Dalam konsep ini, tidak hanya aspek fungsional dari produk yang dipromosikan, tetapi juga nilai-nilai, citra, dan pengalaman yang terkait dengan merek tersebut tertera dari kemasannya.

Pada sesi penutup, Trainer yang juga Ketua Karo Creative Hub & Co sekaligus Founder Kultura Collectiva Dewi Bukit menambahkan bahwa selain desain kemasan, label yang juga tertera pada kemasan mengandung informasi penting bagi para konsumen dalam membeli produk.

“Perlu diperhatikan jenis label seperti apa yang harus tertera pada kemasan dari label merek, label deskripsi produk, label sertifikasi, label gizi, dan lain-lain. Pilihlah jenis label yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan produk,” jelas Dewi.

Program SHERPA akan tetap hadir membagikan ilmu dan informasi terbaru bagi pelaku bisnis maupun usaha menengah untuk berkarya di sektor dan bidangnya masing masing tentunya dengan teknologi yang tepat dan terbaru. Program SHERPA diharapkan mampu membuka kesempatan bagi peserta untuk membangun jaringan dengan para profesional dan pemangku kepentingan lain dalam industri label. Mereka dapat berjejaring guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis mereka di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here