Milenial dan Gen Z Berpotensi Besar Jadi Pebisnis Waralaba

[Reading Time Estimation: 3 minutes]

Marketing.co.id  –  Berita UMKM | Penelitian Asia pacific Young Enterpreneurs Survey 2021 menunjukkan, sebesar 72 persen generasi Z (Gen Z) dan milenial di Asia Pasifik ingin menjadi pengusaha. Mereka bahkan disebut lebih berani mengambil risiko. Fakta ini tentunya menjadi peluang bagi berbagai pihak untuk memfasilitasi dan membantu Gen Z dan Milenial untuk menjadi Enterpreneur.

Di sisi lain kita melihat geliat ekonomi kini mulai kembali setelah selama 2 tahun lebih terpuruk akibat pandemi covid-19. Meski status endemi belum diputuskan oleh WHO dan pemerintah Indonesia, namun gegap gempita bisnis skala kecil, menengah, dan besar tak bisa dibendung.

Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2022 memberikan peluang bagi pelaku bisnis masa kini. Berlangsung  di Assembly Hall, Jakarta Convention Center pada 3 – 5 Juni 2022. FLEI adalah pameran berbasis “ekosistem peluang bisnis” yang membantu mempertemukan antara pemilik waralaba dan calon pewaralaba.

Baca juga: Bisnis Waralaba, Peluang Usaha Baru di Tengah Pandemi

FLEI diharapkan bisa menambah wawasan baru, sekaligus memberikan update terkini seputar dunia waralaba dan berbagai peluang bisnis lainnya agar dapat menumbuhkan pelaku usaha baru di Indonesia. Moto ‘Temukan Peluangmu’ menyiratkan pesan kuat agar pebisnis muda berani mengambil keputusan penting untuk berwirausaha.

Pergerakan Tren Peluang Bisnis

Milenial dan Gen Z mendominasi sebagai pelaku bisnis. Sebagian dari  mereka memilih bisnis franchise karena sistem bisnis yang sudah terbangun dan praktis. Berdasarkan survei yang dilakukan perusahaan nutrisi global Herbalife Nutrition menunjukkan hampir 9 dari 10 atau 87 persen responden percaya bahwa usia terbaik memulai bisnis adalah di bawah 40 tahun. Rata-rata usia terbaik yakni 27 tahun.

Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2022
Pembukaan Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2022

Kini banyak brand franchise yang dimiliki oleh para milenial, diantaranya: MangGang Beef Grilled Bowl, Kopi Anak Monopole, Sour Sally Group, Raja Se’i, Burger Bangor, Bakso Aci Akang dan masih banyak lagi.

Hakikatnya, penawaran bisnis waralaba tidak akan pernah habis. Bisnis waralaba mengkloning bisnis yang sudah terbukti sukses, sehingga risiko bisnisnya dapat ditakar dan relatif terkendali. Tidak memiliki risiko besar seperti bisnis yang dirintis dari awal.

Baca juga: Tips Bisnis Rico Huang: Hindari 5 Kesalahan Agar Sukses Berbisnis di eCommerce

Tips Menemukan Peluang

Banyak cara dilakukan untuk menemukan peluang usaha. Selain memahami kebutuhan pasar, calon pengusaha juga harus memiliki pengetahuan tentang bisnis yang akan dijalaninya. Semua bisa dipelajari, mulai dari mengikuti seminar kewirausahaan, hingga mengikuti media sosial influencer pebisnis. Berikut beberapa tips untuk mendapatkan peluang bisnis apa yang kira-kira relevan dengan apa yang kamu inginkan:

Buka mata lebar-lebar

Sebenarnya, peluang untuk bisnis bisa datang saat kita tidak mengharapkannya. Misalnya, saat bertemu rekan dekat. Berbincang dengan teman baru atau teman lama bisa membuka pola pikir dan saling bertukar informasi. Jika melihat lebih dalam, terkadang  potensi usaha tersebut muncul.

Jaga pikiran tetap prima

Mata kita harus terbuka untuk membaca peluang baru. Jangan sampai kehilangan peluang karena pola pikir kita. Ketika pola pikir kita terbuka, maka banyak hal yang ingin dicoba kemudian memunculkan ide bisnis yang bahkan belum pernah kita pikirkan sebelumnya. Sebaliknya, jika pikiran kita tertutup terhadap peluang, otak hanya sibuk untuk memikirkan kegagalan usaha yang bahkan belum pernah kita jalani.

Berlatih untuk maju

Six sense atau indera ke-6 mungkin dibutuhkan untuk menentukan usaha apa yang akan kita jalani. Untuk berlatih menjaga mata tetap terbuka, coba ingatkan diri kita untuk mencari peluang di tempat yang tidak terduga. Misalnya, saat berjejaring di sebuah ajang pameran, konferensi, atau kegiatan apapun. Keluarlah dari zona nyaman kita untuk bertemu rekanan baru bahkan di luar bidang kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here