Portal Lengkap Dunia Marketing

CONSUMER GOODS

Lindungi Kesejahteraan Petani Melalui Program “Bango Pangan Lestari”

Marketing.co.id Berita Consumer Goods I Melihat kondisi kehidupan dan penghidupan petani yang penuh tantangan di tengah pandemi COVID-19, Bango – produksi PT Unilever Indonesia, Tbk. meluncurkan program “Bango Pangan Lestari”. Program ini menjalin kolaborasi dengan Sayurbox dan TaniHub Group   guna mengajak masyaraka tbersama-sama melindungi kesejahteraan petani dengan membeli bahan pangan langsung dari para petani.

Bango Pangan Lestari

Hernie Raharja, Director of Foods and Beverages PT Unilever Indonesia, Tbk. mengungkapkan, bawa banyak negara di berbagai belahan dunia – termasuk Indonesia, masih menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan. Melihat fakta ini, hingga tahun 2050 Unilever secara global berkomitmen untuk mentransformasi cara kita menanam, memproduksi, dan mengonsumsi makanan untuk mampu memenuhi kebutuhan pangan yang terus bertambah.

Baca juga: Perlu Sinergi Lintas Stakeholders Untuk Penguatan Pertanian di Era Industri 4.0

“Guna membantu terciptanya ketahanan pangan, program “BangoPangan Lestari” kembali mewujudkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi dengan dua platform e-commerce, yakni Sayurbox dan TaniHub Group. Kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan Bango terhadap program-program Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang turut menggiatkan pemasaran komoditas pertanian secara online,” kata dia.

Rusli Abdulah, Penelitidari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menjelaskan, “Pada masa pandemi, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang tidak terkontraksi pada kuartal II 2020, meski tidak sebesar pertumbuhan pada kuartal yang sama tahun lalu.Di bali kfakta ini, secara umum kesejahteraan petani ternyata kian tergerus. Buktinya, indeks Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan – yaitu perbandingan antara indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani – kian menurun. Di awal tahun NTP berada pada level 104,16; sementara di bulan Juli 2020 indeksnya tercatat turun menjadi 100,09.”

Oshin Hernis, Head of Communications Sayurbox menanggapi, berangkat dari persamaan visi dan misi kami, diharapkan kerjasama ini dapat lebih menyebarluaskan pentingnya membeli hasil pangan langsung dari petani, sehingga memberikan dampak yang semakin besar terhadap kesejahteraan mereka.

Hal yang sama juga diungkapkan Aria Alifie Nurfikry, Vice President of Marketing TaniHub Group, bahwa melalui kolaborasi ini, akan memperluas jaringan mitra petani yang melakukan transaksi dengan TaniHub maupun yang dibantu pendanaannya olehTani Fund, sehingga lebih banyak petani di Indonesia yang terbantu kesejahteraannya.

“BersamaBango, kami juga akan menggelar berbagai pelatihan kepada lebih dari 500 petani, mulai dari cara pembuatan pupuk organik cair hingga pelatihan analisis usaha tani guna meningkatkan kapasitas petani Indonesia dalam menerapkan sistem pertanian yang lebih baik dan berkelanjutan,” tutup Aria.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing dan Berita Bisnis

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top