Kota Baru CINITY Oase di tengah Hiruk Pikuk Kawasan Industri Cikarang

[Reading Time Estimation: 4 minutes]

Marketing.co.id  –  Berita Properti | Pesatnya pertumbuhan kawasan industri Cikarang harus diimbangi dengan pasokan area komersial dan residensial. Rata-rata industri di kawasan ini merupakan perusahaan multinasional dengan jumlah pekerja ekspatriat mencapai lebih dari 22.000 orang. Masyarakat, baik ekspatriat maupun lokal di kawasan ini masih sangat membutuhkan hunian dengan lokasi strategis yang memiliki fasilitas lengkap, aman dan sehat.

Melihat masih minimnya area komersil dan residensial yang representatif di Kota Cikarang, mendorong Sri Pertiwi Sejati (SPS) Group untuk mengembangkan kawasan yang diberi nama Cikarang International City (CINITY). CINITY menyasar segmen middle-up yang diperkirakan mencapai 1.532.188 jiwa.

Dalam laporannya, konsultan properti JLL Indonesia menyebutkan Tingkat okupansi kawasan industri Cikarang terus menunjukkan tren yang membaik dengan rata-rata mencapai 93 persen. Kondisi tersebut tidak terlepas dari perkembangan infrastruktur yang membuat Cikarang memiliki aksesibilitas maupun fasilitas yang terus berkembang. Mulai dari kereta cepat Bandung-Jakarta dan Surabaya-Jakarta, Double Track Commuter Line, dan MRT Cikarang-Balaraja Tangerang.

Dengan total lahan seluas 500ha dan tahap fasche awal pembangunan di 50ha yang dikembangkan ke depannya. CINITY akan mengembangkan area hijau seluas 70 ha dengan lanskap alam yang jauh dari hiruk pikuk industri.

“CINITY memiliki aksesibilitas yang sangat mudah, berada strategis di Jalur Provinsi yang menghubungkan Karawang dengan Jakarta dan memiliki jarak yang sangat dekat, hanya 5 menit menuju Stasiun Cikarang,” tutur Ming Liang CEO dari CINITY.

Founder PT Sri Pertiwi Sejati, Asmat Amin mengungkapkan, pihaknya memiliki banyak Landbank, dan CINITY adalah salah satu landbankidol” yang posisinya paling strategis untuk disulap menjadi kawasan the real “Township” di Cikarang.

Baca juga: Usung Konsep Perumahan Jepang, Akankah DAISAN Disukai Konsumen?

“SPS Group menghadirkan CINITY sebagai tempat hunian sekaligus investasi properti yang menjanjikan. Dengan konsep When Nature Meets Future, alam menyatu dengan teknologi, CINITY akan memberikan pengalaman baru di kota Cikarang,” jelas Asmat

Dia menambahkan, kota baru CINITY tidak sebatas sebuah pusat kawasan residensial dan komersial, namun  akan menjadi ikon wisata baru melalui kehadiran Alun-Alun dan Islamic Center yang akan didesain langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

The First & Biggest CBD

CINITY yang diluncurkan pada Rabu, 1 Februari 2023 di Assembly Hall Menara Mandiri, akan diposisikan sebagai The First & Biggest CBD melalui kehadiran The Largest Outdoor Shopping Street seluas 35ha pada fase awal. Terdapat berbagai International Themed Cluster dari London, Korean, Jepang, dan Moroccan yang menciptakan sebuah shopping experience yang berbeda.

Peluncuran Cikarang International City (CINITY)
(Kiri-kanan) Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah bersama Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM RI Hanung Harimba Rachman, CEO CINITY Ming Liang, dan Ketua Umum APJII Muhammad Arif di sela Press Conference Peluncuran Cikarang International City (CINITY) pada Rabu, 1 Februari 2023 di Jakarta. CINITY berkomitmen menjadi The First & Biggest CBD di Cikarang

Dengan total nilai investasi mencapai Rp20 Triliun, CINITY akan dibangun menjadi sebuah kawasan yang terpisah dari Kota Industri dan 100% Township. Berbeda dengan banyak kawasan lain yang menyatu dengan area industri di Cikarang, sehingga memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan maupun kenyamanan para penghuninya.

Enterpreuner City

CINITY akan mengembangkan area komersial di atas lahan 35ha serta menjadikannya sebagai Enterpreuner City untuk para pelaku UKM. Di CINITY, para pelaku UKM berpeluang untuk memasarkan produknya kepada para karyawan pabrik. Cikarang sebagai sentra kawasan industri memiliki basis ekonomi yang kuat dengan tingkat upah minimum kabupaten (UMK) berada di posisi ke-3 tertinggi di Indonsia pada tahun 2023. Para pelaku UKM juga bisa menyasar pekerja ekspatriat yang jumlahnya mencapai lebih dari 22.000 orang.

”Kami percaya market UKM di Cikarang sangat cocok dikarenakan terdapat 4.000 pabrik multinasional yang beroperasi, sehingga menunjukan demand yang besar. Didukung juga adanya supply chain sehingga kawasan ini ideal sebagai trade city. Selayaknya kota perdangangan di China, CINITY juga akan menjadi pusat bisnis dan pusat perdagangan,” ungkap Ming.

Baca juga: Ralali.com Dukung Rantai Pasok UKM di Yogyakarta

Ming  menambahkan, konsep Enterpreuner City di CINITY akan mendapat dukungan dari Kemenkop UKM dan HIPMI. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan suatu kota yang pro terhadap industri retail offline yang memberikan dampak bagi kemajuan UKM, produk dan brand lokal serta faktor penyerapan tenaga kerja,” lanjut Ming.

Dalam mengoptimalkan pengembangan CINITY sebagai  Enterpreuner City, SPS Group bekerja sama dengan HIPPINDO, selaku Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia yang akan mendukung okupansi dari kehadiran retail street di CINITY. Selain berkontribusi terhadap tenancy mix, kerja sama ini sekaligus untuk mendukung Kementerian Koperasi dan UKM dalam program Kawasan Khusus UMKM yang akan dikembangkan di CINITY ke depannya.

“Dengan adanya kolaborasi HIPPINDO dengan CINITY ini, kami berharap semakin mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia dan Indonesia Brand Go Global. Kemudian dapat mengembangkan Kawasan Pengembangan Produk UKM, produk dan brand lokal yang dihadirkan secara khusus di CINITY mulai dari inkubasi produk, teknologi, manajemen, pemasaran produk, ekspor, logistik  hingga warehouse semua tersedia di sini,” tutur Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah.

Saat momen peluncuran pada Rabu (1/2/2023), CINITY sekaligus mengenalkan produk pertamanya yaitu The Urban Hub, berupa ruko sebagai area komersial dengan mengusung konsep The Trilogy. Di The Urban Hub tersedia 96 unit ruko 3  lantai dengan individual access di tiap lantai. Selain Itu, di fase awal ini SPS Group juga menghadirkan Premier Lake Residence sebagai hunian asri terintegrasi di kawasan CINITY yang proses pengerjaannya dilakukan oleh PT Premier Qualitas Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here