Kompetisi Ide Bisnis Mumpuni SiDU Youth Entrepreneur 2019

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing – Kertas Fotokopi Sinar Dunia (SIDU), salah satu produk unggulan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, hari ini mengadakan SIDU Youth Entrepreneurs Forum (YEF) 2019. SIDU YEF adalah sebuah kompetisi ide bisnis, campus talk serta Entrepreneur Workshop untuk mendukung lahirnya para pengusaha muda. Diadakan sejak 28 Februari – 26 April 2019, kompetisi ini berhasil merangkul 303 ide bisnis dari para mahasiswa di 28 kota. Penilaian dari kompetisi ini meliputi teknologi, industri kreatif, agribisnis, kuliner dan jasa. Selain SiDU kompetisi Ide Bisnis, diadakan pula SiDu Entrepreneur Workshop serta SiDU Campus Talk.

 

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin (keempat dari kanan) berpose bersama para pemenang Kompetisi Ide Bisnis SiDU Youth Entrepreneur 2019 beserta dewan juri usai pengumuman pemenang di Jakarta (26/04/19). Foto: Majalah MARKETING.

“Saya sangat bangga dengan ide-ide baru yang muncul dari para mahasiswa serta semakin meyakinkan saya bahwa anak muda Indonesia punya potensi besar dalam sektor UKM serta industri kreatif. Program ini sejalan dengan program kerja BEKRAF untuk menumbuhkembangkan minat berwirausaha di kalangan generasi muda Indonesia. Inisiatif swasta dalam mendukung program ini sangat kami hargai”, ujar Deputi Infrastruktur BEKRAF, Hari Santosa Sungkari yang ditemui di sela acara SiDU YEF 2019 di Jakarta (26/04/19).

Haykal Satria Panjeraino (ITB) sedang mempresentasikan “Panjers” di hadapan peserta dan dewan juri serta media di Jakarta (26/04/19). Foto: Majalah MARKETING.

Setelah melalui proses penilaian dan seleksi yang ketat, akhirnya terpilihlah tiga pemenang kompetisi SiDU Youth Entrepreneurs 2019 yaitu Haykal Satria Panjeraino dari ITB dengan produknya, Panjers (layanan jasa produksi pakaian olahraga. Ke depannya ingin membuat aplikasi produksi pakaian olahraga lokal dimana semua orang bisa memesan langsung secara online dengan desain yang disukai). Danang Pamungkas dan tim dari Universitas Brawijaya dengan produknya Kampung Course (sebuah market place untuk lembaga kursus di Indonesia. Sampai saat ini Kampung Course telah bekerja sama dengan 20 lembaga kursus dan membantu lebih dari 600 peserta kursus). Dan terakhir adalah Muhammad Roby Irawan dan tim dari Universitas Bina Nusantara dengan produknya Geobak (aplikasi yang menghubungkan pedagang keliling dengan konsumen menggunakan konsep GPS. Tim ini ingin menjadikan Geobak berkontribusi untuk perekonomian Indonesia terutama di bidang pangan). Para pemenang akan mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah jutaan rupiah. Seluruh rangkaian SiDU YEF 2019 sejalan dengan peran SiDU sebagai pemimpin di industri kertas dimana kerap menjadi medium penting dalam rangkaian pengambilan keputusan saat memulai dan mengelola bisnis.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here