Kemenparekraf Perkuat Jaringan Wifi di Desa Wisata Maria

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Berita Marketing | Memasuki era digital, semua menjadi serba mudah dan cepat. Jarak fisik tidak lagi menjadi hambatan. Hanya dalam hitungan menit bahkan detik, masyarakat di belahan dunia yang berbeda dapat mengakes informasi atau kegiatan yang dilakukan masyarakat di belahan dunia lainnya. Syaratnya hanya satu, tersedianya koneksi internet.

Menyadari pentingnya koneksi internet bagi suatu destinasi wisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan segera memperkuat jaringan koneksi internet di objek wisata Uma Lengge yang menjadi maskot pariwisata di Desa Maria Wawo.

Rumah Lengge sangat unik dan bentuknya khas. Bagian atas hunian ini difungsikan untuk menampung hasil panen. Sedangkan bagian bawah digunakan sebagai tempat tinggal. Namun seiring perkembangan zaman, kini Warga Desa Maria tidak lagi bertempat tinggal di Uma Lengge, namun hanya menjadikannya sebagai lumbung padi dan aneka panen hasil bumi.

Konon, Uma Lengge sudah ada sejak ratus tahun lalu. Atapnya berbentuk kerucut. Kendati tampak sederhana, Uma Lengge memiliki struktur arsitektur yang rumit sekaligus unik.

Sandiaga Uno, Menparekraf
Sandiaga Uno, Menparekraf

Warga di Bima, Nusa Tenggara Barat serta beberapa daerah lainnya seperti Dompu, Gerung, kerap mengunjungi Rumah Lengge . “Kalau tiap orang yang datang membuat konten menarik di sini, tentu akan semakin banyak hal-hal unik yang tergali. Dan, ini akan mendorong wisatawan lainnya, baik dari NTB maupun daerah lain untuk datang ke sini,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca juga: Sandiaga Hadir di tiketLIVE Bahas Pemulihan Pariwisata

Untuk lebih mengembangkan potensi Rumah Lengge, Sandiaga berinisitif untuk memfasilitasi destinasi wisata ini dengan ketersediaan jaringan koneksi internet yang lebih stabil dengan meminta unit bisnis telekomunikasi dan informatika untuk memasang tower di desa wisata Maria. “Konten kreatif juga menjadi salah satu poin penting keberhasilan objek wisata,” tandasnya.

Lebih jauh Sandiaga mengatakan, dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini, pihaknya akan menyertakan konten kreatif sebagai salah satu penilaian untuk kategori desa digital. Desa digital yaitu desa yang sudah berinteraksi di dunia maya, sehingga menjadi wadah untuk mempromosikan desanya ke tingkat nasional bahkan international.

Baca juga: BCA dan Desa Wisata Institute Gelar Workshop bagi 12 Desa Wisata Binaan

“Dengan promosi desa di dunia maya yang kreatif, tentu akan mengundang wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung dan apabila sektor pariwisata sudah bergerak maka sudah tentu akan membuka lapangan pekerjaan, sekaligus turut membangkitkan ekonomi nasional, ini efek domino positif yang ingin kami dorong bagi desa-desa wisata yang ada di Indonesia,” tegas Sandiaga.

Selain Uma Lengge, desa wisata Maria memiliki wisata budaya yang masih terjaga atraksi budaya, yakni Mpa’a Manca, Ntumbu, Buja Kadanda, dan Kareku Kandei.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here