Allianz Indonesia Distribusikan 950 Paket Kebersihan Bagi Daerah Terdampak Siklon Seroja

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Berita Marketing | Bekerja sama dengan Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Yayasan Allianz Peduli (YAP) yang merupakan bagian dari Allianz Indonesia, mendonasikan paket kebersihan diri dan lingkungan bagi warga yang tinggal di Desa Lawalu dan Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah dan Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, yang terdampak siklon tropis Seroja.

Paket bantuan didonasikan oleh Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli (YAP), bekerja sama dengan Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Caritas Indonesia dan Caritas Keuskupan Atambua ini ditujukan bagi 950 kepala keluarga yang akan memberikan manfaat bagi kurang lebih 3.800 jiwa. Sejumlah sapu, kain pel, dan deterjen pembersih lantai juga dibagikan untuk mendukung masa pemulihan pasca bencana. Foto: Istimewa.

Proses distribusi yang telah dilakukan pada rentang waktu Mei hingga Juli 2021 ini memberikan paket bantuan ditujukan bagi 950 kepala keluarga yang akan memberikan manfaat bagi kurang lebih 3.800 jiwa. Sejumlah sapu, kain pel, dan deterjen pembersih lantai juga dibagikan untuk mendukung masa pemulihan pasca bencana. “Selain peralatan mandi bagi warga, kami juga memberikan alat kebersihan yang dapat digunakan untuk membersihkan lingkungan rumahnya dari residu banjir bandang yang melanda. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk meringankan beban masyarakat dalam menanggulangi bencana di sini,” kata Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli.

Pemberian bantuan ini telah melalui kajian sesuai dengan standar respon kemanusiaan. “Salah satu anggota kami, Caritas Indonesia, telah melakukan kajian kebutuhan di wilayah Kabupaten Malaka bersama dengan jaringannya yaitu Caritas Keuskupan Atambua. Dari kajian ini, dihasilkan wilayah dan penerima manfaat dari bantuan yang didonasikan oleh YAP. Pemberian bantuan diarahkan dengan menggunakan sistem voucher yang mengakomodir penyerahan bantu terdata dengan baik serta lebih tertib, apalagi mengingat kondisi pandemi yang kita hadapi bersama sekarang ini.” tambah Surya Rahman Muhammad, Direktur Eksekutif HFI.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 30.000 warga terdampak melalui rilis infografis yang disiarkan oleh BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur per 28 April 2021. Sinergisitas antar lembaga kemanusiaan dan donor sangat diperlukan agar bantuan yang disalurkan tidak tumpang tindih, melainkan tepat guna dan tepat sasaran. Bantuan yang didonasikan ini nantinya akan dilaporkan kepada BPBD Provinsi NTT agar tercatat dan menjadi database dalam pemenuhan kebutuhan warga ke depannya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here