ZTE Pecahkan Rekor Dunia

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

ZTE berhasil menyelesaikan uji coba transmisi optik real-time selama 24 jam tanpa error, dengan kapasitas data sebesar 16 Tbps pada kabel optik sepanjang lebih dari 3.500 km

Sumber gambar: BGR.com
Sumber gambar: BGR.com

Pada musim pemilihan presiden yang lalu, berbagai operator di Indonesia berlomba-lomba meningkatkan kapasitas jaringannya untuk mengatasi lonjakan trafik baik SMS, telepon, dan internet di waktu yang hampir bersamaan. Lonjakan jaringan seperti itu pun sering terjadi di bulan Ramadhan dan Hari Raya.

Demi terus meningkatkan kepuasan pelanggan, para operator dan penyedia solusi di seluruh dunia sedang fokus melakukan penelitian mengenai transmisi jaringan yang kapasitasnya lebih dari 100G.

Sebelum jaringan 100G tersebut diterapkan secara komersil, tantangan teknis dalam hal efisiensi spektral dan transmisi long-haul harus dapat teratasi.

Menjawab tantangan tersebut, ZTE sudah berhasil menyelesaikan uji coba transmisi optik real-time selama 24 jam tanpa error, dengan kapasitas data sebesar 16 terabits per second (16 Tbps) pada kabel optik yang panjangnya lebih dari 3.500 km di dalam pita C dengan konfigurasi penuh.

Untuk penggambaran, panjang kabel optik yang melebihi 3.500 km tersebut setara jarak Banda Aceh ke Bali.

Keberhasilan uji coba ini akan memungkinkan ZTE untuk bisa membantu operator dalam meningkatkan kapasitas jaringan mereka hingga berkali-kali lipat, dengan jarak yang lebih jauh.

Dengan begitu ZTE Corporation berhasil mencetak rekor dunia baru dalam hal transmisi optik long-haul.

“Keberhasilan uji coba ini akan memungkinkan ZTE untuk bisa membantu operator dalam meningkatkan kapasitas jaringan mereka hingga beberapa kali lipat, dengan jarak yang lebih jauh,” kata Chen Yufei, Vice General Manager Produk Jaringan Bearer ZTE.

“Kekuatan teknologi transmisi T-bit milik ZTE membantu pelanggan-pelanggan kami mengurangi total biaya kepemilikan dan sekaligus meningkatkan pertumbuhan bandwidth jaringan secara berkesinambungan.”

Selama pengujian, ZTE menggunakan Nyquist WDM spectral compression optical modulation yang telah ditingkatkan dan teknik optical impairments mitigation coherent reception.

Dengan teknik ini, ZTE mengintegrasikan pemrosesan sinyal data berkecepatan sangat tinggi yang canggih dan teknik soft-decision FEC, sehingga mampu mencapai efisiensi spektral sebesar 4bit/Hz/s.

Solusi ZTE menawarkan efisiensi spektral yang tinggi, sekaligus memenuhi tuntutan transmisi jarak jauh.

Transmisi yang di atas 100G merupakan fokus utama penelitian bagi operator dan penyedia solusi terkemuka di dunia.

Sebelum jaringan 100G lebih diterapkan secara komersial, tantangan dalam hal efisiensi spektral dan transmisi long-haul harus dapat teratasi.

Editor: Wahid

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here