Portal Lengkap Dunia Marketing

XXX Ad Madness

Situs Jual-Beli Online yang Gemar Wara-Wiri di Televisi

wwww.marketing.co.id – Besarnya peluang untuk mengelola bisnis website jual-beli online membuat banyak pemain bermunculan. Para pemilik website pun memerlukan beberapa trik agar website mereka tetap eksis.

Memang tak ada larangan bagi siapa pun untuk beriklan di televisi. Namun, rasanya aneh bagi sebagian orang yang melihat sebuah situs jual-beli melakukan aktivitas marketing dengan beriklan di televisi. Tak tanggung-tanggung, TVC ini pun kerap mondar-mandir di layar kaca dengan frekuensi yang bisa dikatakan rutin.

Menampilkan TVC sedianya menjadi salah satu langkah efektif untuk membangun awareness masyarakat. Langkah inilah yang kemudian dipilih oleh sebuah situs jual-beli di Indonesia, tentu saja tujuannya untuk membangun awareness masyarakat akan situs tersebut.

Adalah berniaga.com, situs yang baru-baru ini gemar wira-wiri di televisi. Tepatnya tahun 2009 lalu, situs ini hadir di Indonesia. Situs berniaga.com berada di bawah naungan sebuah grup besar situs jual-beli nomor 3 di dunia. Bahkan, grup ini sudah ada di 40 negara dengan domain berbeda-beda.

Ya, berniaga.com merupakan sebuah situs iklan baris yang hanya menjadi wadah bagi para pengiklan, dan tak ada campur tangan pihak situs berniaga.com untuk melakukan transaksi jual beli. Sayangnya, awareness masyarakat akan situs ini masih belum tinggi. Karena itu diperlukan sebuah taktik untuk membangun kesadaran masyarakat.

Menurut Jullian Gafar, Director berniaga.com, cara yang paling ampuh dan efektif untuk meningkatkan awareness masyarakat adalah beriklan di TV. “Dalam beriklan, kami hampir tidak pernah offline. Biasanya kami selalu melakukan iklan online, seperti di Google dan Facebook. Tujuannya ingin menjangkau orang-orang yang sudah fasih dengan internet. Namun, rasanya tak adil bagi mereka yang jarang tersentuh dengan internet. Berdasarkan keputusan itulah kami akhirnya sepakat untuk membuka dan memperkenalkan diri melalui iklan TVC,” ujar dia.

Menurut Jullian, berdasarkan hasil survei online, baru ada sekitar 30% masyarakat Indonesia yang fasih menggunakan internet, sementara populasi Indonesia mencapai 240 juta penduduk. Bisa dibayangkan, masih seberapa besar potensinya?

Hal itulah yang semakin meyakinkan berniaga.com untuk mengiklankan situsnya ke ranah komersial. Tepatnya pada 18 Maret lalu, untuk pertama kalinya iklan TVC berniaga.com diluncurkan. Dalam iklan tersebut, ada sosok band kenamaan yang dipilih berniaga.com untuk menjadi endorser situs jual beli ini.

Sedikit menilik seluk-beluk di balik iklan ini, ternyata pembuatannya cukup memakan waktu, sampai beberapa bulan lamanya. Jullian mengaku, proses pitching agency atau vendor saja sudah memerlukan waktu satu sampai dua bulan. Belum lagi setelah vendor terpilih, tim agency iklan beserta pihak berniaga.com kembali melakukan riset kualitatif dan kuantitatif serta melakukan focus group disscusion untuk menentukan ide dan tema konsep iklan yang akan dibangun.

“Agency iklan yang kami ajak untuk bekerja sama bisa berani bilang kalau kami adalah salah satu klien yang sangat spesifik dalam melakukan pra produksi iklan ini. Kurun waktu empat bulan hanya berputar untuk menentukan ide serta tema yang akan dibuat,” kenang Jullian.

Setelah melalui beberapa tahap, akhirnya tercetuslah sebuah nama band yang saat ini sedang naik daun. Pilihan pun jatuh kepada Nidji, band yang terkenal dengan lagunya yang dijadikan soundtrack sebuah film fenomenal di Indonesia.

Jika ditanya mengapa memilih Nidji, Jullian menjawab bahwasanya latar belakang band ini kurang lebih sama dengan berniaga.com. Nidji merupakan band yang menjunjung erat keaslian lagu mereka, image Nidji di mata masyarakat sangat bagus, para personilnya bersih dari segala terjangan gosip dunia entertainment, dan hal inilah yang menjadi pertimbangan bagi berniaga.com.

Masuk di akal memang alasan berniaga.com dalam menggandeng endorsernya. Dan tak tanggung-tanggung, kontrak selama satu tahun pun sudah ditandatangani oleh Nidji. Sementara Jullian sendiri mengatakan bahwa sebenarnya ada dua konsep iklan yang dibuat, yakni versi 15 detik dan 30 detik.

Iklan yang dibuat dibentuk sedemikian rupa, yakni dengan memperlihatkan transaksi jual-beli tatap muka antara penjual dan pembeli. Dengan begitu, diharapkan penonton mampu menyerap dan menerima message bahwa TVC tersebut adalah iklan sebuah situs jual-beli online yang bersifat aman dan terpercaya.

Lantaran ingin meningkatkan awareness masyarakat akan situs berniaga.com, maka beriklannya pun tak boleh asal. Sejauh ini, iklan berniaga.com ditayangkan saat primetime. Alasannya, pada waktu itulah orang bisa menerima dan fokus akan message yang dikirim. Target marketnya saja mereka yang berusia 25–40 tahun dengan SES beragam, mulai dari A, B, juga C.

“Melihat target market seperti itu, kamipun memutuskan untuk menayangkan iklan hanya di kurang lebih lima stasiun TV swasta nasional, seperti Trans TV, Trans7, Global TV, RCTI, dan SCTV. Setiap harinya, penayangan iklan kami muncul diwaktu-waktu primetime, dan jika ditotal dalam sehari iklan berniaga.com bisa muncul hingga 40 kali,” ungkap Jullian.

Dengan adanya iklan ini, Jullian berharap kelak awareness masyarakat akan terus bertambah, terlebih mengenai hadirnya situs jual-beli online. Selain itu, harapan lainnya adalah berniaga.com mampu menjadi satu-satunya situs iklan berbaris nomor 1 di Indonesia dan menjadi market place terbesar di Tanah Air. (Merliyani Pertiwi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top