Selamat Datang di Era Salespreneur

[Reading Time Estimation: 3 minutes]

Marketing.co.id – Bahasan Salespreneur | Dalam diskusi bersama teman-teman dari Sales Director Indonesia (SDI), saya mendapatkan suatu hal yang menarik. Bahwasanya banyak perusahaan mengalami kesulitan untuk meningkatkan penjualan bukan karena tidak adanya produk yang bagus ataupun promosi yang mendukung, melainkan lebih dikarenakan kurangnya sumber daya manusia yang mumpuni di perusahaan, khususnya tim sales yang mampu menjual dan mempunyai loyalitas tinggi terhadap perusahaan.

salespreneur

Salah satu CEO perusahaan besar yang saya kenal bahkan mengatakan bila ia memiliki banyak stok orang sales yang hebat, maka ia bisa melakukan banyak hal. Namun realitasnya, mendapatkan orang sales yang bagus bukanlah perkara mudah, apalagi dari generasi Milenial.

Generasi Milenial merupakan generasi yang lebih cepat bosan dan menyukai tantangan sehingga terkesan kurang loyal dalam bekerja dibanding generasi sebelumnya. Hal ini membuat perusahaan dihadapkan pada dua kondisi yang tidak mudah, yaitu kesulitan mendapatkan orang sales yang bagus dan juga mempertahankan mereka untuk bisa loyal di perusahaan.

Melihat profil generasi Milenial dan pesatnya perkembangan teknologi, saya melihat permasalahan ini bisa diselesaikan dengan sebuah konsep yaitu salespreneur.

Apa itu salespreneur? Salespreneur berasal dari kata “sales” dan “entrepreneur”.

Sales adalah penjualan. Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, entrepreneur adalah orang yang pandai mengenali produk baru, menyusun cara baru dalam berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya.

Melihat definisi ini maka untuk menjadi entrepreneur seseorang harus mampu melakukan berbagai hal mulai dari produksi, operasional, sampai pemasaran. Pertanyaannya, ada berapa banyak orang yang mampu melakukan hal ini sekaligus?

Dedy Budiman Champion Sales Trainer
Dedy Budiman, Champion Sales Trainer

Salespreneur bisa menjadi jawaban atas semua pertanyaan ini. Salespreneur bukanlah entrepreneur.

Salespreneur adalah seorang yang memiliki keterampilan menjual tetapi bekerja untuk dirinya sendiri tanpa harus pusing dengan urusan memproduksi barang, mengurus hal-hal administratif, dan berbagai hal lainnya. Seorang salespreneur hanya fokus menjual dan tidak terikat oleh perusahaan, tetapi terikat dengan sistem.

Berbeda dari orang sales yang bekerja di perusahaan dan mendapatkan gaji bulanan, salespreneur tidak memerlukan ini. Yang mereka butuhkan adalah kebebasan, tantangan, dan waktu yang fleksibel untuk melakukan apa yang mereka mau tanpa harus terikat jam kerja.

Daripada kesulitan mencari tenaga tetap, perusahaan bisa mulai memikirkan untuk membuat program salespreneur dengan melibatkan generasi Milenial. Bahkan program ini juga cocok bagi ibu-ibu zaman now yang ingin punya waktu mengurus keluarga, tapi ingin pula mendapat penghasilan tambahan untuk mencukupi kebutuhan mereka agar tetap bisa eksis.

Bagaimana cara memulai program Salespreneur? Anda bisa melakukannya dengan memerhatikan SPT yaitu:

  • Sistem yang mudah dan fleksibel

Dengan sistem yang mendukung, Anda bisa mengontrol apa yang mereka lakukan. Bukan seberapa lama mereka bekerja, tapi seberapa efektif mereka bekerja dalam meraih target yang diberikan. Sistem yang baik juga akan membuat salespreneur tidak perlu memikirkan banyak hal seperti seorang entrepreneur, tapi cukup fokus untuk menjual. Simpel dan tidak pake ribet.

  • Publikasi yang tepat sasaran

Generasi Milenial perlu dijangkau dengan tepat. Anda tidak bisa sekadar memberikan reward berupa uang, karena uang bukan segala-galanya bagi mereka yang memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Untuk itu dalam menjangkau generasi Milenial dan para ibu muda mau bergabung dalam program Salespreneur diperlukan publikasi dan media yang tepat.

  • Teknologi yang mendukung

Program Salespreneur baru berdampak bila perusahaan memilikinya dalam jumlah yang signifikan. Untuk itulah diperlukan teknologi yang mendukung agar perusahaan bisa memonitor dan membuat program yang menarik dan berdampak. Sebab tanpa teknologi, hasil yang didapat tidak akan maksimal.

Dunia penjualan telah memasuki era baru. Selamat datang era salespreneur dimana setiap orang bisa sukses menjual dan mendapatkan penghasilan tidak terbatas tanpa perlu repot.

 

Dedy Budiman
Champion Sales Trainer

(tulisan dimuat dalam rubrik Sales Insight majalah MARKETING edisi 09/XVIII/September 2018)

Marketing.co.id | Portal Berita Marketing dan Berita Bisnis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here