PWNU DKI Jakarta Kerja Sama dengan Indofarma dan ACHIKO untuk Penyediaan Alat Tes Covid-19 AptameX

PWNU DKI Jakarta Kerja Sama  dengan Indofarma dan ACHIKO untuk Penyediaan Alat Tes Covid-19 AptameXPWNU DKI Jakarta akan memperkuat gerakan rutin testing menggunakan Alat Tes Covid-19 AptameX yang diproduksi Indofarma kepada warga NU DKI dan masyarakat Jakarta pada umumnya. 

Marketing.co.id – Berita Marketing | PWNU DKI Jakarta, Indofarma dan Achiko mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama peluncuran AptameX, alat test diagnostik terbaru berbasis teknologi DNA Aptamer buatan Indonesia yang diproduksi oleh Indofarma, melalui platform telehealth Teman Sehat dari Achiko.

Pada tahap pertama, alat ini digunakan untuk melakukan diagnostik virus Covid-19 dan akan disosialisasikan kepada warga NU yang berjumlah kurang lebih  4 juta di Jakarta yang berikutnya diharapkan dapat diperluas kepada 90 juta warga Nahdahtul Ulama (NU)  di seluruh Indonesia.

Ketua Tanfidziyah PWNU DKI Jakarta Samsul Ma’arif mengatakan, kerja sama ini adalah salah satu bentuk ikhtiar NU untuk melindungi semua lapisan elemen masyarakat dari penyebaran Covid-19. Tes diagnostik cepat ini tidak hanya akan dipergunakan oleh seluruh anggota di setiap kegiatan umum dari PWNU DKI Jakarta, namun juga di kegiatan-kegiatan khusus.

“Alat tes diagnostik ini sangat terjangkau dan nyaman digunakan, maka diharapkan dapat membantu warga NU DKI Jakarta untuk melakukan rutin testing, dan juga dalam proses pengujiannya tidak memasukkan benda atau cairan apapun ke dalam tubuh pasiennya, sehinga dapat dipastikan tes berdasarkan pengujian terhadap saliva ini tidak membatalkan puasa,“ ujarnya.

Alat Tes Covid-19 AptameXProduksi dan Distribusi Alat Tes Covid-19 AptameX

Untuk mendukung kegiatan ini, Achiko telah memperbarui hubungan kontraktualnya dengan PT Indofarma Tbk (Indofarma) untuk memasukkan distribusi dan segera memulai produksi 1 juta test kit dalam beberapa bulan ke depan. Penjualan akan dimulai akhir bulan ini, dan setelah 3 sampai 6 bulan berjalan, Indofarma diharapkan dapat memproduksi beberapa juta test kit per bulan di Indonesia. Selain itu, Achiko akan mengembangkan tes tambahan dimulai untuk demam berdarah dan dilanjukan dengan berbagai diagnostik pasar lainnya.

“Kami sangat senang dapat menyediakan alat tes Covid-19 AptameX yang terjangkau dan non-invasif kepada warga dan anggota keluarga dari NU DKI Jakarta. Perbedaan kimia dengan menggunakan DNA aptamer sintetis dibandingkan dengan tes berbasis antigen memungkinkan kami untuk menawarkan tes lebih ramah dan lebih sensitif dengan harga terjangkau. Covid-19 telah mendorong revolusi dalam teknologi kedokteran baik dalam telehealth maupun diagnostik. Achiko siap menghadirkan berbagai produk tes Covid-19 menggunakan teknologi terdepan dengan biaya lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” kata Steven Goh, CEO Achiko.

“Indofarma sebagai satu – satunya perusahaan BUMN Farmasi yang fokus dalam pengembangan produk alat kesehatan dalam negeri di Indonesia sangat bangga dan mendukung penuh program PWNU DKI Jakarta dan Achiko dalam penggunaan alat tes diagnostik Covid-19 AptameX produksi Indofarma di berbagai kegiatan PWNU ke depan,” kata Arief Pramuhanto, Direktur Utama PT Indofarma, Tbk.

“Untuk dapat membantu pemerintah mengendalikan penyebaran Covid-19, cara terbaik adalah menyelenggarakan tes masal secara rutin. Untuk itu, dibutuhkan alat tes yang nyaman, akurat dan cepat, dan terpenting adalah harganya terjangkau. AptameX menjadi alat tes yang tepat karena bisa memenuhi kriteria tersebut. Kami sangat antusias kerja sama ini dapat membantu masyarakat lebih percaya diri untuk kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Windiaprana Ramelan, Country Director PT Achiko Teknologi Indonesia.

Kelebihan Alat Tes Covid-19 AptameX

Dengan menggunakan DNA aptamer, AptameX memiliki banyak keunggulan dibandingkan tes PCR dan tes antigen cepat. Tes PCR walaupun sangat sensitif tetapi dirasakan tidak nyaman, mahal, dan lambat.  Pendekatan antigenik bergantung pada eskalasi produksi antigen dan walaupun lebih murah dan lebih cepat, tetap memiliki keterbatasan sensitivitas pada viral load yang lebih rendah di periode virus Covid-19 dapat menular.

Sebagai perbandingan, DNA Aptamer yang digunakan dalam format rapid tes memiliki berbagai kelebihan, yaitu biaya lebih terjangkau, keakuratan dan kemampuan untuk menskalakan lebih tinggi dikarenakan sifat sintetisnya. Achiko telah berhasil mendeteksi kasus positif dan negatif yang dibandingkan dengan hasil PCR, bahkan untuk kasus positif dengan nilai PCR setinggi CT 33, dimana kebanyakan tes berbasis antigen tidak dapat mendeteksinya.

Untuk memungkinkan perjanjian pemasaran dan penjualan ini, Achiko telah memperbarui kerja samanya dengan PT Indofarma, Tbk termasuk mencakup hal distribusi, dan juga menandatangani nota kesepahaman untuk Teman Sehat menjadi salah satu penyedia layanan telehealth diagnostic platform bagi Indofarma sehingga dapat memberikan berbagai layanan diagnostik jarak jauh yang lebih luas.  Implikasi dari ini adalah untuk memulai produksi 1 juta test kit sebagai persediaan, dan berikutnya, dapat menghasilkan 5 juta atau lebih test kit per bulan. Dan, untuk mengembangkan tes berbasis aptamer lainnya, termasuk untuk Dengue dan banyak lagi.

Dengan rencana penjualan dalam 6 bulan ke depan dan adanya produk tambahan.  Achiko berharap untuk memproduksi dan memberikan lebih dari 5 juta tes per bulan. Biaya  per tes sebanding dengan atau secara substansial lebih rendah dari pendekatan antigenik. Harga awal untuk AptameX adalah Rp 49.000 dan bisa lebih rendah pada volume banyak. Dengan senstivitas tinggi dan metode tes lebih nyaman menggunakan sampel air liur, diharapkan AptameX dapat mendukung percepatan transisi status pandemi ke endemi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here