Manfaatkan Ekosistem, Warung Pintar Group Inisiasi Program Bantuan Pintar

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Berita Digital I Warung Pintar Group menginisiasi program Bantuan Pintar dalam upaya mendukung masyarakat dan pemerintah dalam membantu sektor-sektor terdampak COVID-19 di Indonesia. Bantuan Pintar merupakan layanan penyaluran bantuan sosial pertama di Indonesia yang menawarkan solusi terintegrasi dari hulu ke hilir berbasis teknologi.

Warung Pintar

Agung Bezharie Hadinegoro, CEO Warung Pintar Group mengatakan, Warung Pintar Group memanfaatkan ekosistem digital terlengkap yang dimiliki untuk tujuan yang lebih besar, sebagai jalur distribusi penyaluran bantuan sosial. Bantuan Pintar sendiri merupakan upaya konkret untuk memastikan bahwa Warung Pintar Group memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

“Ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap komitmen pemerintah yang terus mendorong percepatan distribusi bantuan sosial guna mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 terlebih di tengah perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021 mendatang,” kata dia.

Inisiasi ini merupakan bentuk optimalisasi ekosistem digital yang dihadirkan oleh Warung Pintar Group agar dapat dimanfaatkan dan memberi dampak untuk tujuan yang lebih luas, terlebih di tengah pandemi. Lewat Bantuan Pintar, Aplikasi Warung Pintar yang saat ini digunakan oleh ratusan ribu pemilik warung, difungsikan sebagai infrastruktur yang dimanfaatkan sebagai peranti pengadaan barang bantuan.

Bantuan Pintar juga memberdayakan para pemilik warung dalam penyaluran bantuan sosial bersifat bottom-up, mengingat warung adalah bagian dari lingkungan yang dekat dengan masyarakat. Mereka dilibatkan di seluruh tahapan untuk mendukung transparansi data, mulai dari pendataan penerima bantuan, verifikasi penerima manfaat, hingga penyaluran bantuan itu sendiri.

Proses verifikasi penerima manfaat pun dijalankan bersama lembaga terkecil seperti RT, RW, dan kelurahan atau desa untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran, bukan ke penerima fiktif, dan memastikan setiap penerima manfaat menerima bantuan sesuai angka yang disepakati agar penyaluran bantuan dapat lebih merata.

Diinisiasi pada Mei 2020, Agung menambahkan, Bantuan Pintar telah menyalurkan hampir Rp20 miliar kepada setidaknya 250.000 penerima manfaat yang berlokasi di lebih dari 20 kota dan kabupaten. Bantuan yang disalurkan oleh kolaborator memiliki beberapa opsi sistem penyaluran sesuai dengan tujuannya, seperti bantuan atau subsidi sembako kepada pegawai, kebutuhan asrama atau panti asuhan, sarana protokol kesehatan untuk para pelaku UMKM yang berjuang di tengah pandemi, hingga bantuan modal usaha dan edukasi pengembangan usaha untuk mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional oleh Pemerintah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here