iMoney, Perusahaan Digital Consulting Keuangan Anda

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Maret lalu MasterCard menelurkan data yang menyatakan bahwa ternyata pemuda Indonesia mampu mengelola keuangan dengan baik. Tapi di sisi lain, periset pasar GfK juga menjelaskan bahwa tingkat kepuasan pelanggan pada sektor keuangan, ritel, dan telco cenderung statis, bahkan menurun.

iMoney IndonesiaHal ini menjelaskan bahwa sebenarnya para generasi muda sudah cukup cakap dalam mengelola keuangan, hanya saja, tidak sedikit dari mereka yang masih belum percaya penuh pada industri perbankan.

Padahal, poin positifnya adalah bank mampu mempermudah siapa saja yang membutuhkan jasa keuangan. Misalnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan kredit atau pinjaman untuk memulai sebuah bisnis.

Dari sinilah kemudian iMoney mengambil peran, yakni untuk mengedukasi publik pada rentang usia 23 hingga 55 tahun. Menurut Reza Zahid Mirza, Country Manager iMoney di Indonesia, konten inilah yang menjadi pembeda perusahaan yang muncul pada tahun 2012 ini dengan financial services comparison lain.

“Konten merupakan pembeda antara kami dengan kompetitor. Pasalnya dengan konten ini, publik jadi lebih mudah memahami dampak positif dari kartu kredit,” kata Reza ketika ditemui di bilangan Setia Budi, Jakarta.

Reza Zahid Mirza, Country Manager iMoney di Indonesia
Reza Zahid Mirza, Country Manager iMoney di Indonesia

Reza juga meneruskan bahwa iMoney memberikan informasi terbaru sebuah bank, yang bahkan kadang lebih up to date jika dibandingkan dengan situs bank itu sendiri.

“Kami menelepon tim customer servis nya langsung guna mengetahui pembaruan yang terjadi pada sebuah bank secara berkala (sebulan sekali), yang terkadang mengalahkan pembaruan pada website bank itu sendiri,” terang Reza.

Di samping itu, situs ini juga menampilkan berbagai variasi filter guna memudahkan para pengunjung dalam mendapatkan informasi mengenai keuangan. Dijelaskan secara detail lewat tulisan, mereka yang ingin melakukan pinjaman dengan mudah akan mengetahui apa saja yang harus diperhatikan tanpa perlu kuatir lupa bertanya.

“Banyak orang yang lupa bertanya mengenai risiko yang didapat ketika jatuh tempo atau lain sebagainya, di iMoney kami menjelaskannya dengan sangat detail meski tanpa ditanya. Di sini, mereka juga bisa melihat perbandingan bunga, resiko, hingga maksimal atau minimal pinjaman pada sebuah bank,” tutur Reza.

Karena meski tipis (hanya berbeda 0,1%), khususnya pada bunga kredit/pinjaman, hasil itu akan memberikan impact yang signifikan jika dikalkulasikan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here