Butik AGM ke 35 Hadir di Fatmawati

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing – Warga Jakarta Selatan kini tidak perlu bingung saat akan membeli kasur berkualitas dan kebutuhan kelengkapan kamar tidur. Kini, telah dibuka butik AGM (American Giant Mattress) ke-35 di jalan Fatmawati No. 22, Jakarta Selatan.  AGM merupakan toko ritel modern yang fokus pada penjualan kasur berkualitas dan perlengkapan kamar tidur premium.

Konsep toko ritel modern AGM dikelola sejak tahun 2005 oleh PT. Duta Abadi Primantara (DAP). Merek kasur yang diproduksi dan ditawarkan DAP melalui butik AGM mencakup King Koil, Serta, Tempur, dan Florence. Gerai AGM sudah tersebar luas hampir ke seluruh wilayah Indonesia, meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya.

Mey Lianny, pemilik AGM Fatmawati, menuturkan pihaknya bermitra dengan DAP sejak tahun 1999. Alasannya membuka butik AGM di bilangan Fatmawati karena potensi pasarnya yang besar dan akses menuju ke butiknya mudah diakses, karena sepanjang jalan Fatmawati tidak macet lagi menyusul rampungnya proyek MRT Jakarta.

“Bermitra dengan DAP di dalam bisnis AGM sangat menarik dan menguntungkan kami, karena merek-merek yang AGM tawarkan adalah merek-merek dunia yang sudah menjadi top-of-mind danmendominasi pasar di Indonesia,” ujarnya.

Anthony Setiawan, President Director PT Duta Abadi Primantara di sela – sela peresmian AGM Fatmawati Jakarta mengatakan, seiringnya bertumbuhnya pasar properti dan hospitality di Indonesia, industri kasur juga pasti akan ikut bertumbuh. Hal ditandai dengan banyaknya  banyak hunian baru yang ditawarkan di setiap sudut kota besar.

“Mulai dari apartmen hingga landed house. Begitu juga dengan mulai dibukanya hotel-hotel baru di Indonesia. Ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan terus terjadi. Kami juga tidak akan pernah lelah untuk selalu membantu pemerintah dalam mengkampanyekan gaya hidup sehat. Selain olah raga, tidur berkualitas adalah salah satunya” tambah Anthony.

Anthony Setiawan, President Director PT Duta Abadi Primantara (paling kanan) dan Mey Lianny, pemilik AGM Fatmawati (paling kiri) dan Mey Lianny, pemilik AGM Fatmawati berfoto bersama di butik AGM Fatmawati.

Anthony menambahkan, selama 20 tahun DAP selalu bertumbuh secara konsisten. Sebagai catatan, tahun lalu DAP mampu bertumbuh 20%. Dari empat portofolio produk DAP, volume unit penjualan tertinggi dicatat oleh merek Florence. Florence merupakan satu-satunya matras merek Indonesia. Sementara dari sisi nilai penjualan, King Koil adalah yang terbesar. “Kontribusi nilai penjualan King Koil mencapai 40%,” tandas Anthony.

Harga King Koil bervariasi mulai dari  kisaran Rp12 juta – Rp80 juta. DAP menggunakan beragam kanal distribusi seperti outlet tradisional, modern outlet, butik, dan perhotelan. Penjualan di outlet tradisional berkontribusi paling besar, yakni 50%.  Anthony mengungkapkan, tahun ini DAP menargetkan bisa membuka 5 gerai baru AGM, yang antara lain akan berlokasi di Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk mendukung layanan purna jual, DAP memiliki layanan customer service, website DAP.co.id, dan garansi produk selama 10 tahun. Untuk memproduksi matras unggulannya, DAP memiliki pabrik di kawasan Tangerang, Banten.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here