4 Poin Penting Yang Dapat Anda Perhatikan Agar Tetap Produktif Saat Berpuasa

[Reading Time Estimation: 4 minutes]

Marketing.co.id – Berita Marketing | Memiliki tubuh yang sehat adalah dambaan semua orang. Apalagi sejak pandemi melanda, semakin banyak orang mulai menyadari bahwa menjaga dan memperhatikan kesehatan merupakan hal yang sangat penting.
Berbagai cara dilakukan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti memenuhi kebutuhan air dalam tubuh, beristirahat dengan cukup, hingga mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi.
Namun, hal ini menjadi sebuah tantangan dikarenakan adanya pergeseran kebiasaan dan rutinitas harian, khususnya pada pola makan dan minum yang berubah saat memasuki bulan Ramadan.
Sehingga, kita perlu memahami diri lebih dalam agar badan tetap sehat walaupun dalam keadaan berpuasa sebulan penuh. Ketika tubuh kita dalam keadaan yang sehat, pastinya kita akan tetap menjaga produktivitas sehari-hari.
Clinical Nutrition Specialist dr. Putri Sakti, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K dalam webinar BincangShopee 4.4 Sambut Ramadan Sale menyampaikan bahwa menjaga kesehatan di bulan Ramadan itu tidak jauh berbeda dengan menjaga kesehatan di bulan lainnya. Dimana, yang membedakan hanyalah waktu saat kita makan.
“Penting untuk kita perhatikan agar tetap sehat selama bulan puasa dengan tidak melewatkan waktu makan saat sahur, tidak mengonsumsi makanan berlebih saat berbuka, dan tetap berolahraga serta tidur yang cukup,” ujar Putri.
Selain pola hidup yang tetap diperhatikan saat berpuasa, menurut Chef Norman Ismail, kombinasi menu sahur dan berbuka pun juga tak boleh luput dari perhatian. “Food combining merupakan hal yang perlu diperhatikan agar makanan yang kita konsumsi itu tidak membahayakan tubuh, meskipun jenis makanannya mungkin termasuk dalam jenis yang sehat. Selain itu, di bulan puasa nanti, penting bagi kita untuk menerapkan meal prepping yang benar supaya dapat menyiapkan hidangan makanan yang sehat dengan lebih maksimal untuk sahur dan berbuka. Pastikan untuk menyiapkan menu yang beragam agar lebih bervariasi dan keseruan berbuka puasa di rumah tetap terasa,” katanya.
Diskusi bersama Chef Norman dan dr. Putri dalam webinar bertajuk “Berpuasa Sehat Agar Tetap Produktif” tersebut menyimpulkan setidaknya ada 4 poin penting yang dapat Anda perhatikan dan pahami agar tetap produktif saat berpuasa:
Tetap menjaga kesehatan ditengah pola makan tidak menentu dengan hal sederhana
Perbedaan mendasar saat bulan-bulan biasa dan bulan Ramadan adalah jam makan. Oleh karenanya, kita tetap bisa menjaga kesehatan dengan hal yang sederhana, seperti tidak melewatkan sahur, tidak makan berlebih saat berbuka, tetap berolahraga dengan jam yang disesuaikan, tidur yang cukup, tetap memperhatikan gizi dalam makanan serta memenuhi kebutuhan air harian.
Memperhatikan kombinasi gizi dan vitamin pada menu sahur dan berbuka
Saat sahur, utamakan mengonsumsi karbohidrat kompleks karena akan lebih lama dicerna dan bisa memberi rasa kenyang lebih lama dan memberi energi yang lebih lama pula. Makanan kaya protein serta sayur dan buah juga jangan dilewatkan. Minum air putih yang cukup juga perlu.
Saat berbuka, diusahakan tidak langsung makan besar. Konsumsi dulu makanan atau minuman manis yang bukan dari gula. Bisa dengan kurma, buah atau air kelapa. Baru setelah shalat maghrib bisa mengonsumsi makanan apa saja yang mengandung karbohidrat, protein hewani atau nabati, serat dan vitamin dari buah dan sayur juga lemak sehat.
Jenis makanan yang dikonsumsi di bulan Ramadan sangat perlu diperhatikan. Hindari mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebih, makanan yang terlalu manis atau tinggi gula, terutama dengan pemanis buatan juga tidak dianjurkan. Makanan yang terlalu pedas apalagi bersantan atau makanan kemasan juga perlu dihindari. Selain itu, makanan berserat tinggi juga sebenarnya tidak dianjurkan, terutama untuk berbuka. Karena akan sulit dicerna ketika perut masih kosong.
Tetap memenuhi kebutuhan air dalam sehari
Dengan keterbatasan waktu mengonsumsi makan dan minum, kita perlu lebih cerdik dalam memenuhi kebutuhan air harian. Salah satu cara yang direkomendasikan oleh dr. Putri adalah menerapkan pola 2-4-2. Yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat makan malam dan 2 gelas lagi saat sahur. Dengan begitu, sebenarnya memenuhi kebutuhan air dalam sehari tidak terlalu sulit saat Ramadan
Secara umum, semua sayur dan buah itu sebenarnya baik untuk dikonsumsi. Namun, ada beberapa yang dokter rekomendasikan, yaitu sayur dan buah yang mengandung banyak air, antioksidan serta vitamin C. seperti bayam, brokoli, semangka atau alpukat.
Memahami kombinasi menu makanan yang boleh dan tidak boleh dicampur atau dimakan di waktu berdekatan saat berpuasa
Food combining adalah ilmu yang menarik untuk dipelajari semua orang, tidak hanya saat berpuasa. Yang paling umum misalnya ada buah yang sebaiknya dimakan sendiri tanpa dicampur makanan lain, sayur hanya boleh digabung dengan protein.
Food combining ini manfaatnya besar untuk kesehatan. Beberapa makanan yang baiknya dihindari untuk dikonsumsi bersamaan adalah pisang dan susu, teh dan susu, dan mengonsumsi buah setelah makan,” ujar Chef Norman.
Chef Norman juga memberikan tips untuk menyiapkan makanan saat sahur dan berbuka yaitu, membuat daftar bahan makanannya terlebih dahulu berdasarkan nutrisi, membuat 3 menu dalam sehari untuk sahur, takjil dan berbuka, serta buat jadwal meal prepping ini untuk 1 minggu terlebih dahulu. Ini bertujuan agar kita tidak overwhelmed dan dapat lebih praktis saat menyiapkan masakan.
Contoh menu praktis yang bisa dicoba adalah nasi goreng, oseng tempe, ca jamur tiram dan ayam saus asam manis. Selain nasi, oatmeal atau roti gandum bisa dijadikan alternatif saat sahur. Untuk menu saat berbuka, kentang atau olahan ubi bisa juga dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat. Olahan kacang merah serta buah-buahan seperti pisang, apel dan bit juga mengandung karbohidrat. Kurma juga buah lain yang mengandung karbohidrat dan dianjurkan dikonsumsi saat berbuka puasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here