Portal Lengkap Dunia Marketing

PROPERTY & RETAIL

10 Jenis Rumah Paling Dicari di Indonesia, Rumahmu Jenis Yang Mana?

jenis atau tipe rumah paling dicari di indonesiatips memilih rumah Fokus Transaksi Daring, Beliruma Targetkan Milenial UU Diubah, Pasar Real Estate Bangkit di 2016Marketing.co.id – Berita Properti | Memiliki rumah idaman merupakan impian semua orang. Tak jarang, untuk memenuhi keinginan tersebut, masyarakat mencari jenis rumah yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca Juga: 3 Tips Membeli Rumah Pertama Anda

Terlebih, berkat pendapatan gabungan dan daya beli yang lebih tinggi, mereka yang sudah menikah memiliki keuntungan lebih Ketika membeli properti dibandingkan mereka yang masih single.

Dalam artikel ini kami akan membagikan jenis rumah paling dicari di Indonesia berdasarkan volume pencarian di Google.

Jenis rumah berdasarkan bentuk:

Apartemen

Apartemen menjadi jenis properti pertama yang berada di urutan paling atas. Properti ini mempunyai volume pencarian di Google sebanyak 56 ribu.

Ruko

Ruko atau Rumah toko pun pada dasarnya banyak terbangun di penjuru Indonesia. Bangunan jenis ini memiliki volume pencarian terbanyak kedua yaitu 19 ribu.

Cluster

Umumnya orang Indonesia akan mengetik cluster atau klaster. Namun, volume pencarian dengan kata cluster memiliki nilai tinggi sehingga menempatkan jenis properti ini di posisi ketiga. Search volume cluster adalah 11 ribu.

Townhouse

Townhouse menjadi jenis hunian yang mungkin terdengar baru. Hunian ini pada dasarnya sudah eksis sejak lama dan telah banyak developer perumahan yang membangun jenis hunian ini. Di dalam townhouse hanya ada beberapa rumah saja sehingga lingkungannya lebih eksklusif. Search volume townhouse adalah 5.400.

Rumah Susun 

Rumah susun ternyata mempunyai volume pencarian yang tinggi, sehingga bisa menempati di posisi kelima. Rumah susun memiliki search volume sebanyak 5.400.

Transit-Oriented Development

Transit Oriented Development (TOD) adalah jenis hunian baru yang sengaja dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban. TOD adalah tipe properti yang terintegrasi langsung dengan transportasi umum seperti MRT, LRT, atau halte bus Trans. Hunian jenis ini umumnya berbentuk apartemen yang memiliki search volume 700.

Rukan

Rukan atau rumah kantor memiliki volume pencarian sebanyak 600. Rukan mungkin terbilang jenis properti yang sedikit dicari mengingat jenis hunian ini bersifat segmented.

Rumah Kopel

Rumah kopel didefinisikan sebagai dua bangunan rumah yang berhimpitan. Namun pada dasarnya, ini merupakan dua rumah berbeda yang digabung menjadi satu. Kopel atau dalam bahasa Inggris berarti couple, mengartikan rumah tersebut seperti berpasangan karena berdempetan. Namun, volume pencarian rumah jenis ini terbilang kecil yaitu 500.

Rumah Tunggal

Kata kunci rumah tunggal pun menjadi salah satu yang rendah dilihat dari volume pencariannya. Artinya, mungkin jarang sekali orang mencari rumah tunggal di internet. Search volume rumah tunggal hanya 150.

Kondotel

Kondotel juga menjadi salah satu properti yang volume pencariannya rendah dan hanya memiliki nilai search volume 40.

Setelah mengetahui jenis rumah paling dicari berdasarkan bentuk, kita akan mengetahui jenis rumah paling dicari berdasarkan usia dan status bangunan.

Jenis rumah berdasarkan usia dan status bangunan:

Kontrakan

Kontrakan menjadi salah satu jenis rumah yang banyak dicari. Berdasarkan volume pencarian di Google menggunakan Ahrefs, kata kunci kontrakan mencapai 23 ribu.

Kos

Sementara kata kunci kosan menempati urutan kedua dengan jumlah atau volume pencarian sebanyak 12.000.

Rumah Subsidi

Di urutan ketiga ada rumah subsidi. Proyek rumah subsidi memang terus digalakkan pemerintah untuk menyediakan opsi rumah terjangkau bagi sebagian masyarakat. Di berbagai daerah, rumah subsidi dibangun dan disebar ke area-area yang masih belum berkembang. Harga dan bunga yang terjangkau membuat masyarakat tertarik dengan jenis rumah ini. Di Google, pencarian rumah subsidi mencapai 8.300 search volume.

Rumah Baru

Rumah baru memiliki urutan keempat dengan search volume senilai 2.800. Pada dasarnya, banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini terjadi. Kata kunci yang dimasukkan lebih mengarah pada keyword “rumah dijual” atau diikuti nama kota seperti “rumah Jakarta” dan sebagainya. Hal ini menyebabkan mungkin kata kunci rumah baru menjadi kurang populer.

Rumah Lelang 

Rumah lelang adalah rumah atau properti yang pembayarannya tidak lunas, sehingga pihak bank harus menyita. Setelah disita, pihak bank akan menjual rumah tersebut ke nasabah dengan cara dilelang. Search volume kata kunci ini mencapai 1.500.

Rumah Lama (Secondary)

Kata kunci untuk rumah lama ternyata yang paling rendah. Jumlah pencariannya hanya mencapai 800 saja. Namun bisa saja banyak faktor yang terjadi. Misalnya, para pengguna internet langsung melakukan pencarian di situs penjualan properti seperti Pinhome. Selain itu, para pengguna internet juga sudah banyak yang langsung menggunakan aplikasi pencarian rumah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top