Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

Web 2.0 Berakhir 1 Oktober 2012?

Christopher Mims adalah seorang jurnalis yang mengkhususkan diri dalam menulis artikel tentang teknologi. Tulisan terbarunya dimuat di situs Technology Review mengungkap bagaimana nantinya Web 2.0 berakhir.

Sejak 2008 para pakar telah memprediksi kematian dari istilah ‘Web 2.0’. kadang-kadang disertai dengan kalimat yang menunjukkan ‘suka cita’ mengetahui bahwa jenis aplikasi web tersebut segera menemui ajalnya. Pada tahun 2009, situs TechCrunch juga pernah memprediksi hal serupa dengan menyertakan sejumlah data aktual. Tapi apa yang terjadi sekarang? Web 2.0 masih eksis karena tak satupun dari kita mampu membuat prediksi yang tepat.

Tapi sepertinya tidak untuk kali ini. Christopher Mims menyampaikan sebuah prediksi tentang Web 2.0 melalui tulisannya:

‘Web 2.0’ akan berakhir pada 1 Oktober 2012. Untuk sampai pada tanggal itu, saya hanya perlu mencocokkan sebuah garis lurus dengan penurunan linier yang ada dalam search volume untuk tren yang terjadi sejak masa puncaknya di tahun 2007. Caranya adalah dengan menggambarnya di di Photoshop.

Christopher menunjukkan gambar di bawah ini yang menggambarkan perluasan tren keluar hingga tak terbatas yang terlihat melampaui sumbu X hampir persis ada di tiga-perempat sepanjang 2012. Itulah titik di mana istilah ‘Web 2.0’ akan mengalami kejenuhan yang tidak bisa dihindari. Bukti itu pada akhirnya akan bisa meyakinkan para profesional PR yang sebelumnya menolak teori kejatuhan Web 2.0.

Namun Christoper kemudian mengatakan bahwa sebenarnya Web 2.0 tidak benar-benar mati. Tapi seperti yang terjadi pada istilah-istilah lain yang pernah ada dalam sejarah, volume pencarian yang menggunakan istilah tersebut bisa mendekati angka nol.

Penggunaan angka ‘2.0’ sebagai akhiran dari setiap kata benda atau sesuatu yang sedang populer sebenarnya tidak memiliki makna yang jelas. Christopher berharap tidak akan ada lagi yang menggunakan hal seperti itu untuk strategi pemasaran yang konyol. Disebut demikian karena penggunaannya yang tidak masuk akal seperti ‘Food 2.0’, misalnya.

Namun fakta bahwa penggunaan ‘2.0’ telah menjadi sesuatu yang permanen dalam istilah teknologi, pastinya perlu perenungan yang cukup panjang sehingga pada akhirnya penggunaannya bisa dihentikan. (Sumber: Gopego.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top