Portal Lengkap Dunia Marketing

Headline

Water Park sebagai Pos Pendapatan Baru

IMG_3718webAwalnya hanya merupakan salah satu fasilitas penunjang di perumahan. Seiring perjalanan waktu, water park berkembang menjadi sarana komersial yang mampu menyedot banyak pengunjung. Bukan hanya warga di dalam kompleks perumahan, namun juga warga di luar kompleks perumahan datang ke sana.

Bisnis properti dewasa ini semakin berkembang pesat. Seiring perkembangan zaman, pengembang kini dituntut untuk terus berinovasi melakukan strategi pemasaran, agar tercapai setiap target penjualan yang telah direncanakan. Di sisi lain, para konsumen pun semakin menuntut pengembang dengan beragam fasilitas yang membuat nyaman para penghuni.

Beragam kemudahan yang dimaksud salah satunya adalah ketersediaan sarana bermain yang edukatif sekaligus bersifat menghibur. Water park kini menjadi jawabannya. Di beberapa lokasi perumahan menengah ke atas seperti di Depok, Cibubur, Bogor, Cikarang, dan lain-lain, fasilitas water park kini mulai menjamur. Sarana ini dipastikan selalu ramai pengunjung, terutama pada masa-masa liburan berlangsung.

Menarik menyikapi situasi pada saat liburan panjang kemarin. Hampir semua tempat hiburan ramai dikunjungi wisatawan lokal, tak terkecuali sarana bermain water park. Alhasil, nyaris semua water park di wilayah Jabodetabek sesak oleh wisatawan domestik. Mayoritas dari mereka adalah anak-anak sekolah dan keluarga. Mereka terlihat antusias menikmati beragam fasilitas yang disediakan di dalam arena water park.

Para pelancong umumnya datang untuk menikmati sarana bermain yang murah meriah dan terletak tidak terlalu jauh dari tempat mereka bermukim. Kondisi seperti ini nampaknya dibaca dengan jeli oleh pengembang properti.

Bukan sekadar latah, kini banyak proyek permukiman didesain dengan konsep kota mandiri. Namun, tak sedikit pengembang mengalami kesulitan dalam hal penjualan di masa krisis ekonomi saat ini. Pembangunan proyek water park diharapkan mampu menarik pengunjung untuk datang ke perumahan, sekaligus menjadi sarana promosi gratis kepada masyarakat agar lebih mengenal perumahan bersangkutan.

Kondisi awal seperti ini yang semula dialami oleh perumahan Bogor Nirwana Residence saat mengonsep “The Jungle”. Menurut Atang Wiharna, Sales Manager PT Graha Andrasentra Propertindo yang membangun perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR), konsep awal pembangunan The Jungle dimaksudkan untuk menyedot pengunjung agar datang dan berkunjung ke BNR.

Dijelaskan Atang, sekitar tahun 2005—ketika BNR sukses meluncurkan cluster Bukit Nirwana 1 dan 2 yang terjual habis dalam waktu relatif singkat—mulai muncul pemikiran mengenai cara agar bisa menyedot orang lebih banyak lagi untuk mengenal perumahan ini. “Bagaimana caranya orang masuk dulu ke sini, untuk branding,” jelas Atang Wiharna.

The Jungle sendiri, menurut Zakky Afifi, Direktur Operasional The Jungle, merupakan water park pertama dan terlengkap yang memiliki beragam fasilitas setara dengan Ancol yang sudah melegenda. Bahkan The Jungle dinilai memiliki beberapa kelebihan dibanding water park lain karena memiliki konsep “dekat dengan alam” serta menjual pemandangan alam pegunungan.

Dibuka pada Desember 2007, sarana wisata air seluas tiga hektar ini—pada tahun 2010 rencananya akan diperluas satu hektar lagi—dilengkapi oleh 11 wahana pendukung, di antaranya 4D Theater, Fountain Futsal, Bird Park, Dry Park, Lazy River, Race-Slide dan Leisure Pool. Alhasil, dengan wahana dan fasilitas yang super lengkap, di ulang tahun pertamanya—Desember 2008—tercatat jumlah pengunjung The Jungle sekitar 1,3 juta orang.

Dengan rekor tertinggi untuk kunjungan wisatawan, yaitu sekitar 12 ribu kepala dalam satu hari—pada periode Juni hingga Juli 2009, tak dipungkiri lagi, kini The Jungle menjadi sebuah sumber “devisa” utama bagi PT Graha Andrasentra Propertindo. Dengan view alam pegunungan serta udara yang bersih sebagai bonus tambahan bagi para pengunjung, The Jungle dengan cepat mampu menarik minat banyak pengunjung untuk datang dan menikmati suasana Bogor yang dulunya hanya identik dengan wisata Kebun Raya Bogor. Selain dari daerah satelit seperti Jabodetabek, pengunjung juga ada yang datang dari Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, dan bahkan dari Bandung.

“Sebenarnya, kita pada awalnya membuat The Jungle niatnya untuk menciptakan pos pendapatan baru bagi perumahan ini. Kita taruh di dalam perumahan ini biar berpengaruh terhadap semua aspek, termasuk peningkatan penjualan rumah di BNR. Namun, kini kondisinya malah berbalik. The Jungle malah lebih terkenal dibanding perumahan BNR,” imbuh Zakky.

Ramainya The Jungle tentu saja berdampak pada meningkatnya tingkat penjualan rumah di Bogor Nirwana Residence. Diungkapkan Atang, keberadaan The Jungle juga berpengaruh terhadap peningkatan nilai properti yang telah menjadi milik warga kompleks perumahan BNR.

“Memang orang ingin tinggal di satu kawasan yang memiliki fasilitas lengkap, bukan hanya sebuah hunian semata. Makanya di sini kita buat Orchard Road. Banyak tempat belanja dan kafe di sana. Kalau dilihat di sini (BNR), yang tinggal adalah orang-orang berpunya semua. Apalagi tahun ini kita tidak lagi punya harga rumah di bawah Rp 500 juta, mainnya sudah di atas harga Rp 500 juta,” ungkap Atang lebih lanjut.

Ditambahkan Atang, keberadaan The Jungle yang cukup bersih dan terawat dengan segala macam kelengkapan wahana pendukungnya, secara otomatis telah membuat masyarakat yang berkunjung mendapat kesan menyenangkan dan melakukan promosi dari mulut ke mulut. Dampaknya kemudian adalah mereka akan berkunjung kembali ke The Jungle dengan membawa teman dan sanak keluarga. Selain itu, melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan dan sekolah-sekolah pun kerap dilakukan pihak The Jungle. Dan untuk memperluas promosi, The Jungle juga membuat stiker yang bisa ditempel di kendaraan. Hal ini dirasa merupakan cara yang cukup efektif untuk menjadi lebih terkenal.

“Kita memang menjadi follower. Coba saja perhatikan di mobil-mobil, banyak ditempel stiker bertuliskan ‘The Jungle’. Kita memang awalnya melihat dan mengikuti apa yang dilakukan Taman Buah Mekarsari dan Taman Safari,” ujar Atang sembari menjelaskan bahwa BNR memiliki tim marketing khusus untuk melakukan promosi seperti dimaksud.

Kondisi yang sama juga terjadi di perumahan Grand Depok City yang dibangun oleh pengembang PT Dinamika Alam Sejahtera. Di perumahan yang berlokasi di Kota Depok ini terdapat sebuah water park dengan nama “Depok Fantasi Water Park” yang menjadi kebanggaan masyarakat Depok. Dengan beragam fasilitas arena bermain yang cukup lengkap, water park ini pada masa peak season—saat hari libur—mampu menampung jumlah pengunjung hingga 3.000 orang per harinya. Hal ini diungkapkan Revalo Suffi Hertanto, Asisten Manajer Promosi Grand Depok City.

“Depok Fantasi Water Park kini selain menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat di sekitar kota Depok, juga berfungsi sebagai sarana pendapatan baru bagi PT Dinamika Alam Sejahtera,” ungkap Revalo seraya menjelaskan bahwa keberadaan Depok Fantasi Water Park ikut mendorong peningkatan penjualan properti di Grand Depok City.

Sementara itu, pengamat properti, Irwan Nurhadi, menilai keberadaan water park di perumahan-perumahan dapat mendongkrak angka penjualan dan mengangkat nilai bangunan di kompleks perumahan yang bersangkutan. “Saya kira itu berdampak positif terhadap tingkat penjualan serta nilai properti di perumahan tersebut. Selain itu, konsumen dan masyarakat sekitar bisa menikmati sarana bermain yang edukatif serta menghibur,” ungkap Irwan yang masih aktif sebagai dosen di Universitas Tarumanagara. (Majalah MARKETING/Harry Tanoso)

4 Comments

4 Comments

  1. iin

    24 May, 2010 at 16:07

    Bener banget tuh.. bisnis waterpark sekarang makin menjamur, kita di Batam juga sekarang udah punya satu yang terbesar (lebih kurang 1.5 hektar) ditambah lagi yang akan segera launching. Permasalahannya bisnis waterpark terkadang ramainya hanya pada hari hari tertentu saja, upaya promosi jg sudah sering dilakukan tapi yah itu apa karena kita dipulau ya jd nya orang lebih minat main di Pantai daripada ke waterpark….

    • ilyas

      5 June, 2010 at 08:27

      water park yg launching kemungkinan besar akan rame pengunjungnya, salah satu alasannya sudah padatnya jumlah penduduk di sekitar lokasi, dan waterpark merupakan hiburan baru buat masyarakat, tentunya sangat menarik sekali buat anak2

  2. RAHMAT

    19 June, 2010 at 14:34

    semoga tambah sukses

  3. Tio

    24 August, 2011 at 08:35

    Mantab… sukses terus
    perumahan-hijau-depok.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top