Valiance Tawarkan Solusi Bisnis Menyeluruh Berbasis Machine Learning

0
577
Valiance

Marketing.co.idBerita Teknologi I Ada kalanya setiap perusahaan sering dihadapkan pada situasi pengambilan keputusan krusial. Namun, sayangnya, pengambilan keputusan di perusahaan sering dilakukan berdasarkan intuisi. Menjawab itu, Valiance pun secara resmi tampil di lanskap bisnis Indonesia sebagai perusahaan konsultan machine learning.
Valiance
Adityo Sanjaya, CEO dan Co-Founder di Valiance menjelaskan, berbeda dengan perusahaan serupa lainnya yang berspesialisasi dalam satu bidang saja, Valiance berpengalaman mengerjakan solusi-solusi di berbagai bidang berkat kultur riset mendalam. Sebelumnya, Valiance merupakan divisi konsultan dari Pacmann, sebuah akademi yang secara aktif menyebarluaskan pengetahuan mengenai industri data melalui program non-degree (tanpa gelar) untuk mereka yang ingin berkarier sebagai Data Scientist dan Business Intelligence/Data Analyst.
“Dalam merancang solusi bisnis, kami terbiasa merujuk pada research paper tentang machine learning. Kami pun selalu melibatkan subject matter expert di bidang industri terkait di dalam proses bisnis yang kami lalui,” ujar pria yang akrab disapa Adit saat diskusi panelis tentang datadriven culture di perusahaan.
Dia menambahkan, solusi berbasis Machine Learning yang dikerjakan bersifat menyeluruh (end-to-end). Proses bisnis solusi itu mencakup analisis ketimpangan (gap analysis), akuisisi dan konstruksi data (data acquisition and construction), pengembangan model (model development), implementasi infrastruktur Machine Learning (ML infrastructure implementation), hingga evaluasi dampak solusi terhadap bisnis.
“Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi tidaklah optimal. Adanya data-driven dapat menjadi sebuah kerangka kerja sebuah perusahaan untuk menurunkan business problem menjadi data problem, menguji hipotesis, lalu melakukan pengambilan keputusan berdasarkan data. Sebagai bentuk transparansi, Valiance menginformasikan kepada klien tentang tingkat kerumitan selama proses perumusan masalah dan pembuatan solusi bisnis, serta dependensi infrastruktur dan ekosistem terkait di dalamnya,” ujar dia.
Menurut pria yang telah menggeluti machine learning lebih dari tujuh tahun tersebut, Valiance menjalani proses ketat dan mendetail untuk menilai kebutuhan klien atas solusi machine learning dan mengomunikasikan hasilnya supaya klien dapat mengambil keputusan secara tepat.
Anthony Amni, Head of Mid-Market & Enterprise Greenfi, AWS Indonesia menambahkan, bahwa pihaknya di AWS sangat menyambut baik adopsi data analytics dan machine learning di berbagai industri. Dimana, penerapan data analytics dan machine learning  biasanya ada di startup karena early adopters. Namun sekarang, perusahaan non-digital pun sudah banyak mengadopsi fondasi data analytics dan machine learning.
“Cloud computing seperti AWS, telah berhasil mendemokratisasi adopsi data analytics dan machine learning selama beberapa tahun terakhir. Dari sisi biaya dan kepraktisan, cloud computing membuat proses adopsi ini menjadi lebih murah dan mudah,” imbuh Anthony.
Hal senada juga diungkapkan Riyad Rivandi, CTO dan Co-Founder di Valiance, bahwa pengerjaan solusi bisnis di Valiance berlangsung secara efisien berkat penggunaan internal tools yang mereka kembangan untuk proses automatic machine learning (AutoML). Selain itu, juga berpengalaman membangun infrastruktur Machine Learning Ops (MLOps) baik cloud maupun on-premise sesuai dengan kondisi perusahaan.
“Solusi berbasis machine learning dari Valiance mampu menyelesaikan permasalah bisnis klien, baik dalam hal efisiensi waktu untuk tugas-tugas repetitif, menekan potensi kerugian biaya, maupun memprediksi risiko potensial. Kami membuktikan hal ini dengan melakukan evaluasi performa solusi yang dibangun terhadap hasil analisis ketimpangan yang telah dilakukan,” ujar Riyad.
Tak hanya credit scoring, solusi-solusi berbasis machine learning yang telah dikerjakan Valiance adalah anomaly detection, fraud detection, route optimization, computer vision, natural language processing, dan supply chain optimization. Sejauh ini, Valiance telah mengerjakan solusi machine learning di industri keuangan dan perbankan, logistik dan distribusi, media, ritel, pariwisata, agrikultur, dan otomotif – termasuk juga perusahaan swasta, badan usaha milik negara, dan kementerian/lembaga pemerintah.
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here