Marketing

Unicharm Luncurkan Masker “Protect Pollution Mask”

Marketing – Greenpeace Indonesia mengungkapkan bahwa polusi udara di Jabodetabek, dengan paparan polutan karsinogenik yang tinggi yang disebut PM 2.5, tiga kali lebih tinggi daripada tingkat “aman” maksimum yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) sebesar 25 mikrogram per meter kubik.

Di luar buruknya kualitas udara di beberapa kota besar di Indonesia, belakangan ini, seluruh dunia dialihkan perhatian karena wabah Corona Virus atau COVID-19. Keadaan polusi udara diperburuk oleh paranoid epidemi COVID-19 yang kini sudah menjajal Tanah Air dengan cara penularan yang mudah. Masker merupakan salah satu alat yang dipercaya dapat digunakan untuk memproteksi diri dari partikel udara kotor, termasuk juga untuk menjaga diri dari menularkan penyakit seperti batuk, demam, dan kesulitan bernafas.

PT Uni-Charm Indonesia Tbk – produsen produk FMCG di Indonesia pun tanggap akan kondisi ini. “Kami membagi pasar yang ada berdasarkan harga menjadi segmen premium dan standar. Di antara kedua segmen tersebut, segmen premium yang mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap kesehatan sudah lebih meningkat,” ujar Kiyoharu Kamina, Brand Manager PT Uni-Charm Indonesia Tbk.

Dari jenis masker yang saat ini tersedia di pasaran masih terdapat kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi. Konsumen merasa masker yang sekarang ada di pasaran masih mempunyai celah di bagian samping sehingga tidak melindungi secara maksimal, merasa sulit untuk berbicara, pada bagian telinga terasa sakit karena pengaitnya dan khususnya para perempuan mengeluh karena lipstick menempel pada masker sehingga merusak penampilan dan masker menjadi kotor.

Meski semua masker mempunyai efektivitas masing-masing sesuai penggunaan, namun yang paling baik adalah bisa memfiltrasi PM2,5 seperti masker n95. Akan tetapi tidak nyaman bila dipakai lama dan aktivitas yang lebih berat.

PT Uni-Charm Indonesia Tbk pun memperkenalkan produk baru yaitu masker “Protect Pollution Mask” – masker yang memberikan solusi bagi kendala-kendala yang dialami pengguna dalam menggunakan masker, dan memberikan kenyamanan maksimal dengan fungsi filtrasi yang juga maksimal. Masker ini didesain agar pas di wajah, memberikan perlindungan maksimal, dan memang merupakan masker nomor satu di Jepang.

Mempunyai bentuk 3Dimensi, masker tersebut terbilang pas mengikuti lekuk wajah, sehingga tidak ada celah dan memberikan perlindungan maksimal. Selain itu, memberikan ruang ekstra untuk bernafas sehingga mudah untuk berbicara. Khusus bagi pengguna make up, masker ini memberikan jaminan penampilan tetap terjaga karena lipstick tidak mudah nempel dengan desain ini. Selain itu, juga dapat digunakan dan nyaman bagi perempuan berhijab.

“Kami menargetkan konsumen Indonesia yang peduli terhadap kesehatan dan tetap menjaga penampilan mereka terutama perempuan. Pengenalan produk baru ini dan edukasi terhadap penggunaannya akan kami lakukan melalui digital menyesuaikan tren yang ada di target market kami,” papar dia.

Protect Pollution Mask tersedia dalam ukuran medium isi 2 pcs dalam 1 pak dengan harga retail Rp9.500 yang sangat terjangkau, dan dapat segera dibeli di mini market terdekat pada bulan April 2020.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top