Toyota Jawara IIMS 2011

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Pameran mobil terakbar di Indonesia, “Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011” mencatat sukses besar. Pada penyelenggaraan yang ke-19 tahun ini, IIMS mencatat lonjakan penjualan dan transaksi. Penjualan mobil mencatat rekor tertinggi sebesar 11.585 unit, senilai Rp 3.27 triliun (sekitar 386 juta dolar AS). Nilai transaksi tahun ini meningkat 30 persen dibandingkan event yang sama tahun lalu.

“Total transaksi di atas tahun lalu. Bahkan ini lebih tinggi dari target semula kami”, tutur Andy Wismarsyah, General Manager  PT Dyandra Promosindo, minggu lalu. Dia menambahkan, tahun lalu total transaksinya hanya Rp 2,52 triliun.

“Awalnya kami hanya menargetkan meningkat Rp 3 triliun, namun tampaknya hasilnya melampaui, Rp 3,2 triliun,” tuturnya.

Selama pameran berlangsung, 23 Juli – 31 Juli 2011 jumlah mobil yang terjual mencapai 11.585 unit, sementara tahun lalu hanya 10.193 unit. Toyota masih menduduki nomor wahid dengan total penjualan 5.858 unit.  Mitsubishi berada di posisi kedua dengan 734 unit. Sementara Hyundai dan Daihatsu masing-masing menduduki peringkat tiga dan empat dengan penjualan 533 unit dan 394 unit.

Dalam 10 hari penyelenggaraannya, pameran mobil paling bergengsi di tanah air ini melibatkan 24 merek mobil penumpang, 8 merek mobil komersial, 6 merek mobil eksotis dan 227 perusahaan pendukung industri otomotif.

Dari sisi pengunjung, pameran kali ini juga mencatat sukses dengan 322.823 pengunjung, juga melebihi target panitia sebesar 300 ribu orang. Angka tersebut naik cukup tinggi, karena pada 2009, jumlah pengunjung IIMS hanya 241.687 orang, dan menjadi 282.331 orang pada IIMS 2010.

Johnny Darmawan, Ketua Penyelenggara IIMS 2011 mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah transaksi maupun pengunjung ini merupakan salah satu target yang ingin dicapai pada pelaksanaan IIMS 2011. “Melihat dari hasil pameran tahun ini, kita bisa berbangga hati karena IIMS sudah semakin layak untuk dijadikan kiblat pameran otomotif di Asia Tenggara,” katanya. (Tony Burhanudin/www.marketing.co.id)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here