Portal Lengkap Dunia Marketing

Ad Madness

Top Digital Campaign 2013: Audiens Berbagi Kisah, Bukan Iklan

All Eyes on S4

All Eyes on S4, salah satu dari Top Digital Campaign 2013

Anda tentu masih ingat Top 10 digital campaign 2013 paruh pertama yang dirilis oleh Best Marketing International. Kali ini, firma riset Eropa tersebut kembali mengeluarkan daftar top digital campaign 2013 paruh kedua.

Sepanjang tahun 2013, mereka telah melakukan pantauan terhadap lebih dari 400 pemenang dari 40 penghargaan digital marketing award yang diselenggarakan di Eropa, Asia, Australia, dan Amerika selama paruh kedua 2013.

Namun, dari sekian banyak penerima penghargaan, hanya kampanye yang menerima penghargaan dari beberapa lembaga saja yang masuk dalam seleksi. Hal ini untuk memastikan kampanye tersebut dinilai oleh sebanyak mungkin juri.

Dari seleksi yang dilakukan akhirnya terpilihlah 10 kampanye yang berhak masuk dalam daftar Top Digital Campaign 2013 paruh kedua. Kampanye-kampanye ini memenangkan tiga atau lebih penghargaan dari berbagai lembaga.

Tentu kita ingin tahu siapa saja mereka. Namun, lebih dari itu, kita tentu penasaran faktor apa yang membuat mereka bisa mendapatkan penghargaan-penghargaan tesebut. Ada beberapa kesimpulan yang bisa diambil dari para pemenang, antara lain:

  • Inovatif dalam menggunakan teknologi. Misalnya saja robot yang dapat menulis, billboard yang dapat menangkap pergerakan mata, gelang GPS, atau vending machine interaktif. Di samping itu, mereka juga inovatif dalam menggunakan teknologi sederhana seperti pesan singkat.
  • Menggunakan teknologi mobile, seperti SMS textbook, aplikasi untuk diagnosa medis dan membantu tuna netra.
  • Integrasi online dan offline. Hampir semua kampanye digital menyertakan juga media offline atau tradisional.
  • Efek viral sangat penting untuk semua kampanye. Hanya saja kita semua perlu tahu bahwa orang-orang tidak berbagi iklan. Mereka berbagi kisah dan hiburan.
  • Dalam kasus kampanye sosial, diperlukan solusi kreatif yang tidak konvensional dan menghibur untuk mengubah perilaku target audiensnya. Tidak seorang pun, terutama orang-orang muda yang ingin diatur-atur.
  • Australia ternyata memimpin dalam kampanye digital. Lima dari 10 kampanye yang berhasil mendapatkan award dibuat oleh agensi dari Australia.
  • Tujuan baik mendapatkan dukungan terbanyak. Sembilan dari 10 kampanye terbaik merupakan kampanye sosial, amal, atau sektor publik.

Dan, inilah 10 digital campaign terbaik sepanjang paruh kedua 2013

1. Dumb Ways to Die untuk Metro Trains. Dibuat oleh McCann Melbourne (Australia)

Kampanye ini dibuat pada tahun 2012 dan telah memenangkan beberapa penghargaan di Cannes Lion 2013. Meski begitu Dumb Ways to Die terus menjadi jawara di beberapa ajang penghargaan yang digelar selama paruh kedua tahun 2013. Inilah kampanye digital paling sukses sepanjang tahun 2013, dan ini berasal dari Australia.

Kampanye ini tidak saja sukses menjadi viral, tapi juga berhasil menurunkan angka kecelakaan dan kematian sebesar 21%. “Anak-anak muda tidak berbagi iklan. Mereka berbagi kisah dan hiburan,” begitu kata John Mescall, kreator kampanye dari McCann Worldgroup.

2. All Eyes on S4 untuk Swisscom dan Samsung. Dibuat oleh Heimat Berlin (Jerman/Swiss)

Ini merupakan satu-satunya kampanye komersial dalam daftar 10 digital campaign terbaik 2013. Kampanye ini menampilkan billboard dengan pelacak gerakan mata yang inovatif. Ini merupakan contoh yang tepat bagaimana menggabungkan kampanye digital dengan live event.

3. Natalia Project untuk Civil Rights Defenders. Dibuat oleh RBK Communication (Swedia/Rusia)

Civil Rights Defenders – sebuah organisasi dari Swedia – memperkenalkan gelang Natalia Project. Gelang plastik ini berisi perangkat GPS dan alarm yang memungkinkan para pekerja kemanusiaan dengan risiko tinggi mengirimkan sinyal tanda bahaya.

Tanda bahaya juga akan secara otomatis terkirim bila kunci gelang tersebut diganggu atau jika gelang tersebut dilepas secara paksa.

4. Smart TXTBKS untuk Smart. Dibuat oleh DDB DM9JaymeSyfu/Digit (Filipina)

Smart merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Filipina. Perusahaan ini bekerja sama dengan pengarang dan penerbit terkemuka untuk mengemas ulang buku pelajaran sekolah resmi ke dalam pesan singkat sepanjang 160 karakter.

Pesan-pesan ini kemudian dimasukkan ke dalam inbox ribuan sim card berlebih yang tidak aktif dan mengemasnya menjadi Smart TXTBKS yang baru. Dengan begitu ponsel analog paling jadul sekalipun dapat berubah menjadi e-reader. Dan pesan dalam sim card lama menjadi sebuah buku teks yang baru.

5. Volunteer to Promote Volunteering untuk SEEK. Dibuat oleh Leo Burnett Melbourne (Australia)

Ide kampanye ini adalah meminta media mendonasikan waktu tayang atau halaman kosong mereka untuk menyampaikan pesan pentingnya menjadi sukarelawan. Media dan perusahaan pun tergerak untuk ikut menyumbang.

Mulai dari televisi nasional, radio dan jaringan digital, hingga bioskop, pemilik majalah dan korporasi besar mendonasikan media dan sponsoship mereka. Selebriti pun ikut menyumbangkan suara mereka di TV dan radio.

Kekuatan ide yang sebenarnya akhirnya keluar ketika hal tersebut dilemparkan langsung ke tangan audiens. Ribuan orang dapat langsung menjadi sukarelawan dengan menyumbangkan tempat di media sosial mereka, termasuk profil Facebook dan email signature.

6. Follow2unfollow untuk Pemerintah Puerto Rico. Dibuat oleh Starcom MediaVest Group (Puerto Rico)

http://www.youtube.com/watch?v=76EmBOyJFNo

7. Mobile Medic untuk Defense Force Recruiting. Dibuat oleh GPY&R Melbourne (Australia)

http://www.youtube.com/watch?v=fcbUP59MfeE

8. MySmart Eye untuk Starhub. Dibuat oleh DDB Group (Singapura)

http://www.youtube.com/watch?v=nmiOHmRjet4

9. Small World Machines untuk Coca-Cola. Dibuat oleh Leo Burnett Sydney/Chicago (Amerika Serikat, Australia. India, Pakistan)

http://www.youtube.com/watch?v=MvLhLOTwwoQ

10. The Most Powerful Arm Ever Invented untuk Save Our Sons & Duchenne Foundation. Dibuat oleh Reactive, Finch, Havas, Red Agency (Australia)

http://www.youtube.com/watch?v=afR-7F31Tco

(Hando Sinisalu/www.marketing.co.id)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top