Tips Meminimalkan Pencurian Uang Kripto Bagi Trader Pemula

0
467

Marketing.co.id – Berita Financial Services | Cryptocurrency atau mata uang kripto semakin populer digunakan oleh masyarakat di banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Hal ini terlihat dari semakin digemarinya kripto sebagai salah satu instrumen investasi oleh masyarakat indonesia. Berdasarkan data BAPPEBTI per Oktober 2021, jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 9,5 juta investor.
Memang, dalam beberapa tahun terakhir ini kita disuguhkan dengan berita-berita yang menggiurkan tentang aset kripto. Atau, mungkin Anda sering mendengar orang-orang di sekeliling Anda membicarakan bitcoin, cryptocurrency, atau NFT. Berita terakhir, bagaimana viralnya Ghazali Everiday setelah fotonya laku miliaran. Saat ini mungkin banyak orang yang berlomba-lomba mengikuti jejak Ghazali.
Baca Juga: Awas! Penipu Online Berkedok Kripto Berkeliaran
Cryptocurrency adalah dunia yang relatif baru yang telah menghasilkan minat sangat besar dalam dua tahun terakhir ini. Saking populernya, banyak orang yang buru-buru membelinya karena iming-iming keuntungan yang besar.
Namun, lonjakan pengguna ini juga membawa risiko tertentu yang bersifat ekonomi atau finansial. Faktanya, ransomware berbasis cryptocurrency juga telah terlibat dalam ribuan insiden keamanan siber di seluruh dunia dalam beberapa bulan terakhir ini dan terus meningkat.
Dengan alasan tersebut, perusahaan solusi keamanan siber global Check Point Software Technologies Ltd. mengingatkan para trader tentang risiko siber yang ada dalam pembelian aset kripto dan memberikan saran bagi para penggunanya agar lebih terlindungi dari para penjahat siber:
Memiliki lebih dari satu dompet mata uang kripto
Memiliki dompet mata uang kripto adalah Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk membeli dan menjual asset kripto. Salah satu kunci untuk menjaganya agar tetap aman adalah dengan memiliki lebih dari satu atau minimal dua dompet kripto.
Baca Juga: 5 Tips Menghindari Investasi Aset Kripto Bodong
Tujuannya adalah agar pengguna dapat menggunakan salah satunya untuk menyimpan dan menahan pembelian dan yang lainnya untuk jula beli uang kripto. Dengan cara ini, aset kripto Anda akan lebih terlindungi karena hanya satu dompet yang digunakan untuk berinteraksi dengan situs eksternal dan bertukar koin. Jika penjahat siber berhasil mengakses dompet perdagangan Anda melalui serangan apapun di situs eksternal yang terhubung dengan dompet kripto Anda, dompet kripto Anda yang lain akan tetap aman.
Hati-hati dengan iklan
Seringkali, pengguna akan mencari platform dompet kripto apa yang bagus melalui mesin pencari seperti Google dan yang lainnya. Pada saat itulah mereka biasanya bisa membuat kesalahan – mereka akan mengklik salah satu iklan Google (Google Ads) yang muncul pertama kali. Para penjahat siber seringkali berada di balik tautan tersebut dengan membuat website palsu untuk mencuri uang kripto di dompet kripto Anda. Oleh karena itu, lebih aman membuka halaman website yang muncul lebih rendah di mesin pencari, atau yang bukan iklan.
Uji transaksi terlebih dahulu
Ada kalanya banyak orang melakukan kesalahan karena kurang berhati-hati dan penjahat siber memanfaatkannya. Agar tidak terjerumus ke dalam jebakan mereka, salah satu langkah yang bisa dipraktikkan adalah sebelum mengirim uang kripto dalam jumlah besar, Anda harus terlebih dahulu mengirimkan transaksi “test” dengan jumlah minimum. Dengan cara ini, jika kita ternyata mengirimnya ke dompet kripto palsu, akan lebih mudah mendekteksi penipuan dan kita tidak akan kehilangan dalam jumlah yang besar.
Pertimbangkan Two Factor Authentication (2FA)
Salah satu langkah terbaik yang harus diterapkan untuk melindungi dompet kripto dari segala serangan siber adalah dengan mengaktifkan two factor authentication atau autentikasi dua faktor pada platform dompet kripto tempat Anda memiliki akun.
Dengan cara ini ketika penyerang mencoba memasuki akun dengan cara yang tidak wajar, sebuah pesan akan diterima untuk memverifikasi keasliannya. Ini akan mencegah penjahat siber mendapatkan akses ke akun dompet kripto Anda.
Cryptocurrency semakin banyak digunakan. Transaksi menggunakan mata uang kripto pun meningkat secara eksponesial. Akibatnya, para penjahat siber telah menargetkannya. Sangat penting bagi semua pengguna dan para pemilik cryptocurrency untuk mengambil tindakan pencegahan yang ektrim dan selalu waspada agar tidak jatuh ke dalam perangkap para penjahat siber. Memiliki dua dompet kripto untuk aktivitas yang berbeda atau tidak mengakses Google Ads adalah beberapa langkah yang harus diingat untuk menjaga uang kripto Anda tetap aman,” ujar Teong Eng Guan, Direktur Regional, Asia Tenggara dan Korea Check Point Software Technologies.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here