Portal Lengkap Dunia Marketing

CONSUMER GOODS

Tiga Ekstrak ini Berkhasiat untuk Mengatasi Gastrointestinal dan Hipoalbuminemia

Marketing.co.id – Berita Consumer Goods | Indonesia kaya akan sumber daya alam yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan pengobatan berbagai penyakit. Beberapa contoh sumber daya alam tersebut antara lain ikan gabus, temulawak dan daun kelor. Berdasarkan penelitian polyherbal supplement yang mengandung ekstrak ikan gabus, temulawak dan daun kelor berkhasiat untuk mengobati penyakit gastrointestinal dan kondisi hipoalbuminemia.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Dadang Makmun, SpPD-KGEH, FACG, pada sesi simposium Virtual Indonesian Digestive Disease Digestive Week (IDDW), Jumat, 6 Agustus 2021.

Berdasarkan penelitian di Indonesia banyak sekali kasus kanker kolorektal, dimana pada kondisi tersebut pasien akan mengalami malnutrisi bahkan hipoalbuminemia. Dalam simposium tersebut Prof. Dadang Makmun menjelaskan manfaat dan cara kerja ekstrak ikan gabus, temulawak dan daun kelor.

Ekstrak ikan gabus (Channa striata) mengandung protein tinggi salah satunya albumin. Albumin adalah protein utama yang terdapat dalam darah manusia yang diproduksi oleh organ hati. Manfaatnya untuk membantu membentuk jaringan sel baru. Dalam ilmu kedokteran, albumin ini digunakan untuk mempercepat pemulihan jaringan sel tubuh yang terbelah atau rusak.

“Dengan kandungan tinggi protein yang kaya akan albumin serta asam amino essensial, membantu menutrisi dan meningkatkan kadar albumin pasien, sehingga mempercepat pemulihan pasca kemoterapi,” papar Prof. Dadang.

Baca juga: Manfaat Albumin Bagi Ibu Hamil dan Pasien Covid-19

Keseimbangan cairan dalam tubuh harus di jaga karena tubuh membutuhkan asupan cairan cukup untuk memfungsikan organ-organ dalam tubuh. Albumin ikan gabus mampu memperbaiki gizi buruk pada pasien sehingga banyak sekali manfaat ikan gabus untuk kesehatan.

Manfaat lainnya dari ikan gabus adalah menjaga kesehatan pencernaan, mengobati hypoalbuminemia dan Menaikan berat badan. Ikan gabus merupakan pemilik albumin tertinggi dibandingkan dengan ikan-ikan yang lain.

“Penyembuhan luka dengan cepat karena protein dalam ikan gabus merupakan manfaat paling unggulan. Kembali lagi, sebab albumin pada ikan gabus sangat tinggi sehingga pembentukan sel-sel baru pada tubuh dapat berjalan lancar. Kekurangan albumin bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan bermunculan, imbuh dia.

Rusaknya mukosa lambung dapat terjadi akibat penghambatan sintesis prostaglandin. Kadar prostaglandin yang menurun akan menimbulkan ketidakseimbangan antara faktor agresif (asam lambung dan pepsin) dengan faktor defensif (mukus dan bikarbonat, aliran darah, regenerasi epitel) sehingga memicu proses inflamasi yang akan meningkatkan pembentukan radikal bebas dari hasil sampingan fagositosis.

Temulawak memiliki kandungan antioksidan seperti fenol, flavonoid dan kurkumin yang akan menangkap radikal bebas dalam tubuh. Flavonoid juga memiliki fungsi lain seperti menstabilisasi membran sel serta menginhibisi peroksidasi lipid, meningkatkan kandungan prostaglandin mukosa dan mukus di mukosa lambung dengan menstimulasi cyclooxygenase-1 (COX-1), mengurangi sekresi asam dan pepsinogen dalam lambung.

Baca juga: Lysine, Madu, dan Temulawak Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh Anak

“Selain itu kurkumin yang dikandung oleh rimpang temulawak dapat menekan pembentukan tumor necrosis factor alpha (TNF-α) sehingga mencegah aktifitas inflamasi yang akan menaikkan pembentukan radikal bebas dari proses fagositosis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa temulawak memiliki potensi sebagai pencegah kerusakan mukosa lambung. Kandungan kurkumin juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan penderita,” ungkap Prof. Dadang.

Daun kelor umum digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan, termasuk juga masalah asam lambung. Tanaman ini kaya akan kandungan tanin dan flavonoid, yaitu antioksidan nabati yang ampuh untuk menyembuhkan peradangan, iritasi, serta mengatasi masalah yang berhubungan dengan maag. Bahkan, daun ini juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

obat herbal

Onoiwa, salah satu produk Nucleus Farma yang mengandung ekstrak ikan gabus

Daun kelor ampun melawan Bakteri H.Pylori. Sebuah penelitian menyatakan jika daun kelor efektif untuk meredakan gejala dan meningkatkan prognosis pada seseorang yang mengidap gangguan asam lambung.

“Kandungan dari daun ini dapat bekerja untuk mengurangi peradangan yang disebabkan oleh penumpukan Helicobacter pylori dan meningkatkan resistensi tubuh. Selain itu, daun kelor juga terbukti mampu menghilangkan radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh,” katanya.

Daun kelor juga gaya Antioksidan dan Antiinflamasi. Daun kelor mengandung beberapa zat antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan asam askorbat. Semua zat antioksidan tersebut dapat mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam sel, termasuk juga penyebab masalah asam lambung. Selain itu, tumbuhan ini dapat menekan enzim inflamasi, sehingga dapat mengurangi risiko refluks asam.

Manfaat lain daun kelor dapat menurunkan Obesitas. “Daun kelor juga dapat menurunkan kadar glukosa, gula darah, kolesterol, sehingga mengurangi tingkat obesitas yang dapat menjadi penyebab naiknya asam lambung,” lanjut Prof. Dadang.

Konsumsi daun kelor secara teratur dapat membunuh semua cacing usus yang merugikan. Dengan begitu, risiko untuk mengalami gangguan pada pencernaan, terutama masalah asam lambung dapat dikurangi.

Pertemuan ilmiah Virtual Indonesian Digestive Disease Digestive Week diselenggarakan oleh The Indonesian Society of Gastroenterology (ISG), bekerjasama dengan The Indonesian Society for Digestive Endoscopy (ISDE), dan Divisi Gastroenterology, Pancreatobiliary and Digestive Endoscopy, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia/ Rumah Sakit Umum Nasional Cipto Mangunkusumo. Beberapa perusahaan farmasi pun turut berpartisipasi, salah satunya PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) dimana produk unggulannya Onoiwa MX ikut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Bisnis

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top