Portal Lengkap Dunia Marketing

News & Event

Strategi Canasta Bidik Segmen Remaja

Marketing – Kegiatan mengudap tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut hasil riset yang dilakukan Canasta – salah satu merek snack biskuit kentang panggang keluaran PT Indofood CBP Sukses Makmur (Indofood CBP) Tbk, pada remaja usia 15-18 tahun, terungkap bahwa remaja mengudap makanan ringan di saat “Time Pass Fun” atau “Melewati Waktu Senggang”. Momen “Time Pass Fun” sangat pas bagi remaja untuk menikmati kudapan selepas sekolah di sore hari atau saat bersantai dan bermain bersama keluarga atau teman di malam hari. 

Belum lagi, keseharian remaja usia sekolah selain padat dengan agenda belajar, juga diisi untuk menekuni bidang atau hobi yang diminati. Olahraga dan dunia kreatif seperti musik atau jenis seni lainnya kerap membawa nama remaja Indonesia harum hingga ke tingkat dunia. Hal tersebut menjadi bukti dari hasil riset Canasta yang menjelaskan mengenai karateristik remaja yang aktif, kreatif, selalu mencari tantangan baru dan punya semangat untuk menjadikan hal yang biasa menjadi luar biasa dalam setiap kesempatan.

Abraham Nandiwardhana, Senior Brand Manager Biskuit menyampaikan, ”Kami merasa sangat senang dapat menghadirkan kembali Canasta, snack biskuit untuk para remaja. Canasta terbuat dari kentang dan gandum yang dibentuk tipis serta melalui proses pembuatan dipanggang sempurna sehingga diharapkan dapat menceriakan suasana saat melewati waktu senggang dengan kerenyahan dan kegurihan yang dibawakan.”  

Ya, memang tak bisa dipungkiri bahwa mayoritas remaja Indonesia menyukai makanan ringan dengan tekstur renyah dan rasa gurih atau savoury. Melihat kebutuhan tersebut, Canasta hadir sebagai produk terbaru dari Indofood CBP di segmen pasar remaja usia 15-18 tahun dengan tiga varian rasa popular yakni barbekyu, keju, dan rumput laut. Kemasan pillow pack yang praktis serta snack biskuit berbentuk segitiga unik berukuran bite size menjadikan Canasta pilihan untuk menikmati momen Time Pass Fun baik sendiri ataupun beramai-ramai,” jelas Abraham.

Sejalan dengan bidang minat yang kerap ditekuni, kehadiran kembali Canasta dengan inovasi baru akan lebih fokus untuk mendekatkan diri kepada remaja melalui tiga aspek yakni Seni– yang mengangkat sisi kreatif, Olahraga– yang mengangkat sisi aktif, dan Musik– yang mengangkat sisi tantangan bereksperimen dalam hidup. 

Keseruan tiga aspek di atas dapat dirasakan melalui kampanye digital dan activation bertemakan #BikinKentangJadiNendang. Kampanye ini mengajak partisipasi remaja untuk kreatif mengubah momen kena-tanggung alias ‘kentang’ dalam kehidupan sehari-hari menjadi menyenangkan.  Agar lebih viral, beberapa Key Opinion Leaders (KOL) akan turut meramaikan tagar #BikinKentangJadiNendang melalui media sosial Instagram selain tentunya ragam konten seru dari akun @rumahindofood. Kampanye ini juga menyertakan kegiatan roadshow, dukungan terhadap pentas seni di 15 sekolah dan acara musik kenamaan di Jakarta, serta tayangan serentak TVC Canasta di stasiun TV nasional yang akan membawa kemeriahan tersendiri menyambut snack biskuit Canasta di pasaran.

“Kami menilai bahwa kategori snack di Indonesia masih baik dan terus tumbuh. Meski secara khusus kami membidik segmen remaja, tapi tidak menutup kemungkinan Canasta dikonsumsi oleh semua lapisan segmen. Dengan membidik segmen utama remaja, maka secara brand pun dapat lebih mudah dalam melakukan strategi komunikasi dan campaign. Pastinya, kami berharap Canasta mendapat respon positif di pasaran,” imbuh dia.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top