Portal Lengkap Dunia Marketing

News & Event

Sarjana Harus Punya Sertifikasi Kompetensi

Marketing – Persaingan di dunia kerja menuntut lulusan universitas tidak hanya memiliki ijazah sarjana (D3/S1). Mereka juga mesti memiliki sertifikasi kompetensi untuk bersaing di pasar tenaga kerja. Terlebih saat ini kita tengah memasuki era revolusi indusri 4.0 yang menuntut profesionalistas tinggi.

Tak ayal, sertifikasi kompetensi, baik nasional maupun internasional dibutuhkan bagi lulusan perguruan tinggi. Beruntung Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sudah mewajibkan para lulusannya untuk memiliki sertifikat kompetensi. Sertifikat kompetensi ini dapat dijadikan salah satu lampiran Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi para alumni UBSI yang ingin melamar pekerjaan.

Mochamad Wahyudi, M.M, M.Kom, M.Pd, Rektor UBSI mengatakan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan perguruan tinggi dan pengelolaan perguruan tinggi yang mengharuskan setiap perguruan tinggi memberikan sertifikat kompetensi bagi lulusnya.

Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatik (UBSI) sedang mengikuti kegiatan sertifikasi kompetensi

“Peraturan tersebut menjadi salah satu pedoman bagi UBSI untuk memberikan SKPI pendamping ijazah dan juga sertifikat kompetensi,” kata Wahyudi pada rilis yang diterima, di Jakarta, Kamis (20/12).

Dia menambahkan beberapa sertifikasi kompetensi yang diberikan UBSI untuk lulusanya atara lain sertifikasi Cisco, Network Administrator, Zahir, Myob, Bravet A, Preinexus Database, Oracle, Programmer, maupun sertifikasi lainnya sesuai dengan bidangnya.

“Saat ini juga UBSI sedang mengembangkan sertifikasi kompetensi yang berstandar SKKNI dengan mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang ditujukan untuk mahasiswa UBSI. Sehingga ketika lulus mereka sudah memiliki sertifikat kompetensi dan dinyatakan kompeten dibidangnya,” jelas Wahyudi

Wahyudi menegaskan, sampai saat ini LSP UBSI telah mengantongi ijin untuk menyelenggarakan sertifikasi untuk bidang keahlian programming dan networking dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Wahyudi berharap, seluruh mahasiswa UBSI dapat memanfaatkan kemudahan dan fasilitas yang telah diberikan kampus UBSI dalam membantu pengembangan keahlian mereka. “Karena kini di dunia kerja sertifikat kompetensi menjadi salah satu faktor penting untuk penerimaan seorang karyawan dan tenaga ahli di perusahaannya,” tutup Wahyudi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top