Portal Lengkap Dunia Marketing

News & Event

Ramaikan Pasar Alat Berat Dalam Negeri, GEMC Buka Kantor Perwakilan

Merujuk pada data Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi), penjualan alat berat nasional pada tahun 2017 lalu naik 52,5% dibandingkan dengan 2016, menjadi 5.609 unit.

Kinerja penjualan alat berat diproyesikan akan terus berlanjut di tahun 2018. Ini sejalan dengan penambahan bisnis komoditas pertambangan, pembangunan infrastruktur, perkebunan dan kehutanan.

Kondisi tersebut tentu merupakan peluang bagi para pemain alat-alat berat dari dalam dan luar negeri, termasuk Gansu Construction Equipment Manufacturing Co., Ltd (GEMC), perusahaan alat berat asal Cina. Dalam menggarap pasar Indonesia, GEMC menunjuk PT GEMC Machine Indonesia sebagai perwakilannya di Indonesia.

“GEMC adalah satu-satunya produsen mesin konstruksi yang berorientasi manufaktur ulang di Gansu dan merupakan pemasok after-service dan suku cadang yang ditunjuk oleh produsen mesin konstruksi terkenal Cina, termasuk Zoomlion, Weichai Power, Fuwa Jinzhou, Manitowoc, dan Taian Dongyue, di Cina Barat Laut,” kata Zhang Zhi Ming, GEMC Vice Chairman.

Perusahaan ini menawarkan pengalaman yang kaya untuk remanufaktur mesin konstruksi dan perbaikan dan perbaikan mesin konstruksi dan memiliki tim operasi profesional. Saat ini, perusahaan memasok produk dalam 8 kategori dan 22 model dan menawarkan proses remanufaktur lanjutan dan teknologi berkelas.

GEMC memiliki produk-produk yang cukup lengkap mulai dari Crane, Construction Hoisting, Trailer Mounted Pump, Truck Mounted Pump, Concrete Mixing Machine, Rotary Drill Machine, Wheel Loader, dan lain-lain.

GEMC Shanghai Jinbo Overseas Deputy General Manager, James Xu, menambahkan, masuknya GEMC melalui  PT GEMC Machine Indonesia sebagai perwakilannya di Indonesia, tentu akan meramaikan pasar penjualan alat berat di negara ini.

“Kami optimis produk GEMC bisa diterima pengguna di Indonesia. Saat ini sudah ada 20 unit yang masuk Indonesia dan sudah ada order hingga 1.250 unit dari berbagai jenis yang ditargetkan bisa direalisasikan hingga 2019 mendatang,” ujar James Xu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top