Pertamina International Shipping Asia Pacific Raih Sukses di Pasar Internasional

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Marketing.co.id – Berita Marketing | PT Pertamina International Shipping Asia Pacific (PIS AP) berhasil mencetak prestasi gemilang di pasar internasional. Anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS) ini melaporkan laba sebesar US$ 76 juta pada tahun buku 2023. Keberhasilan ini diiringi dengan pendapatan sebesar US$ 569 juta, berkat layanan kepada lebih dari 30 klien internasional dari berbagai negara dan bisnis model.

PIS AP - Kunjungan Komut dan Dirut Pertamina
Kunjungan Komut dan Dirut Pertamina

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengapresiasi kinerja PIS AP ini. Kunjungan Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina ke Kantor PIS AP di Singapura pada 5 Juli lalu, bertujuan untuk melihat langsung peran PIS sebagai Subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina. Simon menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari dorongan strategis Pertamina untuk meningkatkan operasi global anak perusahaannya.

“PIS kini fokus mengembangkan bisnis Pertamina dan BUMN di pasar internasional. Dengan memiliki anak usaha di berbagai wilayah, PIS memiliki posisi strategis sebagai simbol urat nadi virtual Indonesia sebagai negara maritim yang terus melesat di kancah global,” jelas Simon.

Didirikan pada 2018, PIS AP telah memiliki dua kantor perwakilan bisnis di Asia Pasifik (Singapura) dan Timur Tengah (Dubai). Perusahaan ini didukung oleh manajemen senior dengan talenta global, market intelligence yang mumpuni, dan 40 armada kapal yang telah berlayar di lebih dari 60 rute internasional. Dengan pertumbuhan rata-rata komposisi pendapatan dari pihak ketiga di luar Pertamina Group lebih dari 30%, PIS AP menunjukkan keberhasilan strategi ekspansinya di pasar internasional.

Direktur Utama Pertamina Group Nicke Widyawati menambahkan apresiasinya, “Langkah transformasi PIS berhasil dengan pengembangan bisnis hingga pengembangan pasar non-captive. Kehadiran PIS AP di berbagai lokasi yang strategis juga menjadi langkah SH IML yang efektif mendorong optimalisasi dan efisiensi bisnis Pertamina.”

CEO PIS Yoki Firnandi menjelaskan bahwa sebagai perusahaan integrated marine logistic terbesar di Indonesia, PIS terus berinovasi dalam melayani permintaan energi dalam negeri yang terus meningkat. “Go-Global menjadi cara kami memperluas jangkauan dan dampak Pertamina Group di pasar internasional untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Yoki.

Dengan target pendapatan PIS di 2034 sebesar US$ 8,9 Miliar, PIS berkomitmen untuk meningkatkan volume kargo pihak ketiga melalui ekspansi ke pasar internasional. Pengembangan kantor internasional baru di Asia Pasifik, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Utara menjadi strategi penting untuk meningkatkan pendapatan pihak ketiga di luar Pertamina Group.

Untuk mencapai target tersebut, PIS terus mengembangkan kerangka kerja untuk target operational model secara global. Digitalisasi dan kolaborasi efektif antar Direktorat dan Komite di PIS dan PIS AP menjadi backbone dalam mendukung supervisi dan tata kelola yang efektif.

Kesuksesan PIS AP tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pertamina, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia sebagai negara maritim mampu bersaing di kancah global dengan strategi bisnis yang tepat dan inovatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here