Perkokoh Kerjasama dengan Indonesia, Hongkong Usung ‘Super Connector’

0
837
Belt and Road Initiative

Indonesia ibarat kue manis yang menjanjikan bagi investor. Tidak hanya lokal, para investor asing pun ramai-ramai ingin menjajal peruntungan bisnisnya. Salah satunya dalah para investor dari Hongkong. Kota yang terletak di Negara Tiongkok bagian tenggara ini memiliki akses penting terhadap pertumbuhan ekonomi bisnis di Tiongkok. Oleh sebab itu kerjasama dengan Indonesia sebagai partner bisnis dianggap akan memberi keuntungan bagi kedua belah pihak.

Belt and Road Initiative

Bentuk kerjasama tersebut diwujudkan dalam program Belt and Road Initiative untuk mengembangkan arah ekonomi Hongkong dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia. Melalui program kerja sama tersebut, investor asal Hongkong berpeluang untuk dapat berinvestasi dalam proyek-proyek di Indonesia.

“Hong Kong memiliki kumpulan bakat terbaik dan dapat menawarkan berbagai layanan profesional termasuk pembiayaan, logistik, konsultasi, manajemen proyek, profesi hukum, dan berbagai layanan lainnya. Intinya, Hong Kong dapat membantu membangun dan memperkuat hubungan antara Tiongkok dan Indonesia,” ujar Direktur Hong Kong Trade Development Council’s (HKTDC) Jakarta, Leung Kwan Ho.

Guna mewujudkan kerjasama tersebut, sebuah seminar ekonomi dihelat oleh HKTDC dan Hong Kong Economic and Trade Office (HKETO) bertajuk “The Belt and Road Initiative: Connecting China, Hong Kong, and Indonesia” pada Rabu, 26 Juli 2017. Mengambil lokasi di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, seminar ini akan mendatangkan pembicara Paul Chan Sekretaris Keuangan Wilayah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR), Wang Li Ping Penasihat Menteri (Ekonomi dan Komersial) Kedutaan Besar Republik Rakyat China di indonesia, Dino Patti Djalal Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong, Direktur Riset HKTDC Nicholas Kwan, dan Co-lead Infrastructure and Real Estate Group HSBC di Asia Pasifik James Cameron.

“Mereka akan berbagi wawasan mendalam mengenai ‘Belt and Road Initiative’. Hong Kong akan menjadi super connector dalam memperkuat kerja sama perekonomian antara Indonesia dan Tiongkok. Seminar ini akan menunjukkan adanya potensi yang besar bagi kerja sama antara Tiongkok, Hong Kong dan Indonesia,” tandas Leung.

Angelina Merlyana Ladjar

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here