Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

Penjualan KURA Indonesia Meningkat di Tengah Pandemi

Marketing.co.id – Berita Digital & Techno | Pandemi Covid-19 telah memengaruhi berbagai sektor perdagangan tak terkecuali bagi bisnis aksesoris gadget. Namun, perusahaan aksesoris gadget bermerek dagang KURA Indonesia mengaku justru sedang mengalami peningkatan penjualan khususnya secara online.

“Syukurlah walau dalam masa pandemi kita justru ada peningkatan penjualan secara online,” ungkap CEO KURA Indonesia, Wesly Simanullang.

Baca Juga: Mengenal Parlent World, Jam Tangan Asal Indonesia yang Mendunia

Wesly mensinyalir, peningkatan penjualan ini karena maraknya tren bekerja dari rumah atau work from home dan school from home. Alhasil costumer memerlukan berbagai aksesoris gadget untuk mendukung kegiatan tersebut.

Di samping melalui online, KURA Indonesia sebenarnya telah memulai penjualan dengan sistem offline atau door to door sejak 2014. KURA Indonesia memiliki sales lapangan yang menawarkan langsung ke counter-counter atau distributor aksesoris handphone, seperti di ITC Ambassador dan Roxy. Tetapi seiring perkembangan, sistem penjualan offline akan menjadi target sekunder.

Offline sih tetap disediakan mengingat mayoritas banyaknya pemesanan dari luar daerah. Apalagi pembeli dari luar pulau akan mempertimbangkan biaya ongkos kirim jika pembelian melalui marketplace. Jadi, mereka biasanya membeli lewat WA dan dikirim melalui kargo,” tutur Wesly.

Baca Juga: Tren Positif eCommerce, Sinyal Baik Bagi Pemulihan Ekonomi Indonesia?

Lebih dari 100 produk

Lebih lanjut Wesly menjelaskan, awalnya KURA Indonesia fokus pada penjualan casing handphone. Kemudian tahun 2016 mulai mengembangkan ke produk power requirements. Saat ini KURA Indonesia sudah punya lebih dari 100 aneka produk dengan kategori seperti; Kabel Data, Powerbank, Earphone, Car Charger, Charger, dan Casing iPhone.

Wesly mengakui, walaupun KURA Indonesia dimiliki dan dijalankan orang Indonesia, tapi sebenarnya semua produk masih hasil import kerja sama dengan pabrik di China. Pihaknya mengaku berani membuat legalitas dan lebih bangga dengan merek dagang Indonesia untuk dicantumkan pada setiap produk dan kemasannya.

Baca Juga: 49% Penduduk Indonesia Optimis Penghasilan Mereka Akan Kembali Meningkat

Padahal, produk KURA Indonesia harus berkompetisi ketat dengan merek-merek dari China yang berjualan langsung ke customer Indonesia melalui marketplace yang ada.

“Ini jelas sangat memengaruhi daya minat dan saing customer yang ada di sini. Mulai dari harga yang lebih murah, dan stock produk yang lebih banyak,” ungkapnya.

Namun, KURA Indonesia menjawab tantangan dengan strategi berani memberikan garansi 18 bulan dan harga yang sangat terjangkau untuk produknya. Selain itu KURA Indonesia selalu berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik seperti kecepatan membalas chat online dan kecepatan mengirim pesanan.

“Pengiriman kami juga menggunakan bubble wrap khusus yang kami custom sendiri untuk menarik perhatian customer dan membedakan dengan kompetitor, sekaligus memaksimalkan pengemasan sehingga produk aman dalam pengiriman,” tandas Wesly.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top