Penjualan iPhone di Eropa Anjlok

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Penjualan iPhone 4S di Eropa mengalami penurunan, padahal sejak pertama diluncurkan iPhone 4S berhasil menjual lebih dari 4 juta unit. iPhone terbaru adalah penyumbang terbesar pertumbuhan Apple di amerika dan inggris.

Namun, perusahaan riset Kantar Worldpanel Comtech menerbitkan sebuah laporan bahwa, posisi Apple menguat di Inggris dan Amerika, tapi tidak diikuti oleh seluruh benua Eropa yang justru menunjukkan anjloknya posisi Apple di pasar smartphone.
Terjadinya krisis ekonomi di sejumlah negara Eropa disebut sebagai faktor pemicu hilangnya ketertarikan pasar Eropa terhadap smartphone buatan Apple itu.

“Di Inggris, Amerika Serikat dan Australia, menjelang natal penjualan Apple iPhone sangat bagus. Namun, meski demikian ini masih jauh dari tren global, kata global consumer insight director Dominic Sunnebo.

Pangsa pasar Apple di Amerika telah tumbuh 11 persen menjadi 36 persen, sedangkan di Inggris dalam waktu 12 minggu sampai akhir November, penjualan Apple meningkat 10 persen menjadi 31 persen.

Namun di pasar terbesar di Eropa seperti Jerman dan Perancis, penjualan iPhone anjlok. Penjualan Apple di Jerman mengalami penurunan sebesar 5 persen dari 27 persen menjadi 22 persen. Sedangkan untuk pasar Perancis bahkan lebih besar, penjualan Apple turun 9 persen dan tersisa 20 persen saja.

Melemahnya penjualan iPhone di pasar Eropa dipengaruhi oleh melemahnya kondisi ekonomi yang terjadi merata di seluruh benua Eropa. “Pasar Perancis menunjukkan tanda-tanda meningkatnya sensitivitas harga.

Sementara itu smartphone Android yang ditawarkan dalam berbagai model dan harga mengalami kondisi yang jauh lebih barik. “Di Jerman, Android mendominasi pasar dengan 61% dalam 12 minggu terakhir dan Samsung Galaxy S IImenjadi handset dengan penyumbang penjualan terbanyak.

Sumber: Reuters

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here