Portal Lengkap Dunia Marketing

CONSUMER GOODS

Pakar dan Pemerintah Pastikan Kemasan Galon AMDK Aman

Marketing.co.id – Consumer Goods | Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Edy Sutopo, menegaskan bahwa produk-produk AMDK yang sudah memiliki SNI dan ada Logo Taranya aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: VIT Reposisi Merek, CLEO Bidik Pasar Middle

Pernyataan Edy tersebut sekaligus menjawab berita yang baru-baru ini beredar bahwa galon guna ulang lebih berbahaya dari galon sekali pakai karena melepaskan zat Bisphenol-A (BPA) yang berbahaya bagi kesehatan dan memicu gangguan hormon dan kanker. Pemerintah dan pakar pangan pun dengan tegas menepis hal itu dan menyatakan bahwa itu adalah berita bohong (hoax) yang menyesatkan.

Baca Juga: Kemasan Itu Bisa Menjual!

Edy dalam webinar Diskusi Media “Menyelaraskan Keamanan Kemasan dengan Pelestarian Alam”, Selasa (15/9), menjamin Produk Air Dalam Kemasan (AMDK) dalam jenis galon baik Polietilena tereftalat (PET) maupun Polycarbonate (PC) aman untuk dikonsumsi selama produk akhirnya telah melalui proses pengujian parameter SNI.

Pengawasan telah dilakukan secara berkala termasuk di dalamnya pengawasan terhadap fasilitas dan proses pembersihan galon guna ulang. Logo Tara Pangan juga wajib dicantumkan pada kemasan pangan dari plastik. AMDK yang menggunakan kemasan PET dan PC termasuk  ke dalam bahan kemasan tara pangan yang dapat didaur ulang.

Baca Juga: Air Minum Sehat Dimulai dari Rumah

Sementara itu, Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru BPOM, Ema Setyawati mengatakan, BPOM memiliki Paraturan BPOM No.20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan yang mengatur persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh kemasan plastik sebelum diedarkan.

Sebelum beredar di masyarakat, kata Ema, produk AMDK sudah melalui proses yang sangat panjang, mulai dari pra-market hingga post-market. Jadi, standar keamanan dan mutu AMDK sudah dilakukan pengujiannya.

Baca Juga: [Strategi Branding] “Berbicara” Lewat Kemasan

“Sepanjang migrasi BPA untuk plastik PC atau migrasi acetaldehyde untuk plastik PET masih di bawah ambang batas dan kemasan plastik digunakan sesuai dengan peruntukannya, maka galon-galon itu aman digunakan,” jelas Ema.

Pakar Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Eko Hari Purnomo, menambahkan, berbagai studi yang ada menunjukkan bahwa penggunaan kemasan guna ulang berbahan dasar polikarbonat tidak menunjukkan pelepasan komponen kimiawi kemasan ke dalam air yang lebih tinggi dibandingkan kemasan sekali pakai. Bahkan, penggunaan kemasan guna ulang memberikan keuntungan ganda yaitu menjaga keamanan produk dan mengurangi sampah plastik di lingkungan.

Karenanya, Asosiasi Perusahaan Air Kemasan (Aspadin) menyesalkan adanya berita bohong (hoax) yang menyatakan air minum kemasan galon guna ulang lebih berbahaya dibanding galon sekali pakai.

Ketua Umum Aspadin Rachmat Hidayat, menegaskan bahwa produk AMDK dengan kemasan galon PC maupun PET yang beredar di pasaran telah mendapatkan sertifikat SNI dan izin edar dari BPOM RI.

“Itu berarti produk itu telah diaudit dan dievaluasi, baik dari sisi fasilitas produksi, pembersihan galon guna ulang, keamanan produk dan beberapa aspek mutu lainnya,” ujarnya.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Berita Bisnis

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top