Portal Lengkap Dunia Marketing

Lifestyle

Orang yang Suka Memotret Makanan Membuat Hidup Fun

Via Wiranurmansyah.com

Generasi milenial sepertinya sudah akrab dengan kebiasan selfie, memfoto apapun menggunakan gadget dan mengunggahnya di media sosial. Banyak hal yang bisa menjadi objek foto, dan makanan adalah salah satu yang paling populer.

Fenomena memotret makanan, mengunggahnya ke media sosial, kemudian baru menyantapnya, ternyata ada manfaatnya lho. Jika dulu sebuah fakta yang dirilis oleh Women College Hospital, University of Toronto, Canada pada tahun 2013 mengatakan, kebiasaan memotret makanan merupakan gejala adanya gangguan mental, maka ada penelitian lain yang ternyata mengungkapkan mememotret makanan sebelum dimakan ternyata bermanfaat.

Banyak yang punya kebiasaan memotret makanan lebih dulu sebelum makan. Setiap kali makan di luar dan pesan makanan, makanan itu difoto dulu dan terkadang diposting di Instgram atau lainnya. Tahukah bahwa ternyata kebiasaan ini memiliki nilai positif untuk diri sendiri?

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa mengambil foto makanan membantumu menikmati hidup lebih baik dibanding orang lain yang tak pernah melakukannya.

Paling tidak dua ribu partisipan mengikuti survey dan ditempatkan pada situasi berbeda. Setengah dari jumlah partisipan diminta mengambil foto setiap hal yang dilihatnya dan separuh lainnya tidak. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa foto mampu meningkatkan pengalaman lebih baik terhadap banyak hal yang dilakukan orang-orang, tidak terkecuali jika suka memfoto makanan.

Sudah dengar istilah food blogger? Food blogger adalah blogger yang mengandalkan materi blognya pada hal di seputar makanan atau kuliner. Blog niche (blog khusus) yang mengupas tentang dunia kuliner ini kini memang sedang marak di Indonesia. Nah, kamu bisa memanfaatkan kesenanganmu memotret makanan itu untuk menjadi food blogger.

Sebelum menjadi seorang food blogger, kamu harus punya semacam portofolio yang menunjukkan kamu benar-benar menyukai dan jago dalam memotret makanan. Nah, dengan mengunggah foto makanan di media sosial, secara tidak langsung kamu mendeklarasikan dirimu untuk siap menjadi seorang food blogger.

Penjelasan sederhananya, orang jadi menghargai setiap hal yang dialaminya dengan cara mengabadikan lewat foto. Memfoto sesuatu di depan mata mampu membuat orang lebih menikmati pengalaman yang dimilikinya. Dari sinilah, kepuasan hidup seseorang bertambah dan hidupnya menjadi lebih menyenangkan.

Jadi, sepertinya tak masalah mempertahankan kebiasaan memfoto makanan sebelum makan ya ladies.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top