Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

Penggunaan Aplikasi Meningkat di Masa Liburan 2020

aplikasi mobilePenggunaan aplikasi komunikasi sosial  dan aplikasi F&B  meningkat signifikan di masa liburan 2020

 Marketing.co.id – Berita Digital | Di masa lockdown dan penambahan kasus COVID-19, musim liburan di tahun 2020 berbeda dari tahun sebelumnya. Data terbaru yang diterbitkan platform pemasaran aplikasi Adjust menunjukkan bahwa pengguna sangat aktif menggunakan telepon seluler di masa liburan agar dapat tetap terhubung dan mendapatkan hiburan.

Karena acara berkumpul banyak dilarang di tahun ini, penelitian Adjust menunjukkan bahwa masyarakat tetap berhubungan dengan teman dan keluarga melalui aplikasi komunikasi sosial; di mana jumlah instalasi di Hari Natal meningkat sebesar 25% dibandingkan dengan rata-rata di bulan Desember.

Baca Juga: Waduh! Banyak Nasabah Terkecoh Aplikasi Mobile Banking Palsu

Di Indonesia, frekuensi pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan suara meningkat selama masa liburan. Jumlah instalasi aplikasi komunikasi sosial di hari Natal meningkat sekitar 7% di atas rata-rata bulan Desember. Pada 31 Desember, jumlah instalasi meningkat sebesar 11%.

Adjust juga menunjukkan bahwa pengguna tetap berupaya menikmati musim liburan walaupun ada banyak pembatasan. Tren pada 24 dan 25 Desember menunjukkan bahwa masyarakat banyak memasak dan menyantapnya sembari mendengarkan playlist bertema Natal.

Jumlah instalasi aplikasi resep makanan dan minuman pada 24 dan 25 Desember meningkat sebesar 61% dan jumlah sesi meningkat sebesar 23% dibandingkan dengan rata-rata di bulan Desember. Selain itu, jumlah instalasi juga meningkat sebesar 43% dan jumlah sesi meningkat sebesar 17% pada 31 Desember.

Baca Juga: 5 Hal Fundamental Yang Harus Dimiliki Aplikasi

Sebaliknya, aplikasi pemesanan makanan justru mengalami penurunan pada 25 Desember, hingga 30% di bawah jumlah instalasi rata-rata dan 27% di bawah jumlah sesi rata-rata. Akan tetapi, jumlah instalasi kemudian meningkat kembali sebesar 41% dan jumlah sesi meningkat sebesar 32% pada 1 Januari.

Musim liburan juga dimeriahkan dengan musik, dimana jumlah instalasi aplikasi musik meningkat sebesar 75% pada 25 Desember dan jumlah instalasi meningkat sebesar 6% pada tanggal 31 Desember dibandingkan dengan rata-rata.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pandemi tidak berdampak terhadap motivasi terkait resolusi Tahun Baru. Walaupun aplikasi kesehatan dan fitness mengalami penurunan signifikan pada masa Natal, jumlah pengguna langsung melesat pada minggu pertama bulan Januari di mana jumlah instalasi meningkat sebesar 89% dan jumlah sesi meningkat sebesar 24% dibandingkan dengan rata-rata di bulan Desember.

Tren serupa juga terjadi pada aplikasi pelacakan kalori, yang tampaknya kurang diminati pada Hari Natal, tetapi jumlah instalasi kemudian meningkat pesat sebesar 91% dan jumlah sesi meningkat sebesar 34% pada minggu pertama di bulan Januari.

Baca Juga: Catat! Kualitas Aplikasi Pengaruhi “Mood” Pelanggan

Aplikasi produktivitas – seperti tool untuk mengelola inbox, to-do list atau kalender – juga mengalami peningkatan, jumlah instalasi meningkat sebesar 51% dan jumlah sesi meningkat sebesar 12% pada awal bulan Januari. Masih berkaitan dengan peningkatan diri, banyak pengguna berencana mempelajari bahasa baru pada tahun ini sehingga jumlah instalasi aplikasi bahasa meningkat sebesar 35% pada minggu pertama di bulan Januari.

Pengguna di Indonesia tampaknya memiliki motivasi untuk meningkatkan kebugaran di tahun 2021, jumlah instalasi untuk aplikasi kesehatan dan fitness meningkat sebesar 65% dan jumlah sesi meningkat sebesar 9% pada minggu pertama di bulan Januari.

Pelacakan jumlah kalori juga sangat diminati, jumlah instalasi meningkat sebesar 70% dan jumlah sesi meningkat sebesar 21% pada minggu pertama di bulan Januari. Pembelajaran bahasa juga tampaknya semakin populer pada masa Tahun Baru, jumlah instalasi meningkat sebesar 29% di atas rata-rata di bulan Desember dan jumlah sesi meningkat sebesar 5%.

Walaupun masa liburan pasti diwarnai dengan titik puncak dan titik paling rendah, brand perlu mempertahankan pengguna yang berhasil diakuisisi di masa liburan. Pemasar kemudian dapat mengembangkan basis pengguna khusus, meningkatkan pendapatan, dan meningkatkan imbal hasil investasi aplikasi mereka.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Berita Bisnis

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top