Portal Lengkap Dunia Marketing

LIFESTYLE

Menyelami Surga di Kerajaan Para Naga

www.marketing.co.idBagi para penyelam, melakukan penyelaman di area Taman Nasional Komodo sudah pasti merupakan impian dan masuk dalam thing-must-to-do-before-die-list. Bahkan bagi para penyelam yang sudah pernah pun, tidak pernah merasa “kapok” ataupun puas untuk berkali-kali datang ke salah satu destinasi menyelam terbaik di dunia ini. Tidak percaya? Silahkan tanya teman anda yang sudah pernah menyelam di sini.

 

 

Berikut adalah beberapa hal – hal menarik pada penyelaman di Taman Nasional Komodo :

1.  Pemandangan bawah air yang indah

Hal yang paling sering dicari oleh para penyelam adalah pemandangan bawah air yang seperti bisa menahan dan menghentikan napas Anda ( breath-taking feeling ). Anda bisa menemukan hal ini di hampir setiap titik penyelaman disini.

2. Kingdom of Big Fish

Selain Raja Ampat dan Derawan, TN Komodo juga disebut sebagai kerajaan ikan-ikan raksasa. Kita dengan mudah dapat bertemu dengan ikan-ikan berukuran besar, baik itu ikan karang ( sweetlips, kerapu dan kakap ) maupun pelagis ( Giant Trevally, jackfish, tuna ). Jangan lupakan pula kesempatan melihat ikan hiu karang ( grey reef shark, white/black tip shark ) dan juga lumba-lumba, yang sedang menyerang ribuan ikan tipe fusilier ( selar atau kembung ) untuk makan. Atau juga menyaksikan dari dekat ikan pari Manta yang anggun.

3. Arus yang kuat

Arus kuat yang sering dijumpai di banyak titik penyelaman, membuat adrenalin kita terpompa. Ada beberapa titik penyelaman seperti Shotgun, yang menyuguhkan sensasi drifting atau meluncur mengikuti arus melalui celah layaknya Superman yang sedang terbang. Pada arus yang kuat ini, biasanya dapat kita jumpai ikan hiu, GT, lumba-lumba maupun pari Manta.

Melakukan penyelaman di TN Komodo lebih baik jika dilakukan dengan metode Live On Board dibandingkan dengan metode Land base. Live On Board atau biasa disingkat LoB adalah metode penyelaman dimana penyelam tinggal di atas kapal yang membawa mereka menjelajahi titik – titik penyelaman selama perjalanan.

Sedangkan pada metode Land Base, penyelam tinggal di hotel/wisma di pulau utama, kemudian menggunakan kapal kecil menuju titik penyelaman dan kembali di hari yang sama ke pulau utama. Dengan LoB, daya jelajah untuk menjelajahi titik penyelaman terjauh lebih luas dibandingkan dengan Land Base.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk LoB jelas lebih besar daripada Land Base dan sangat bervariatif tergantung jumlah hari penyelaman, jenis kapal, jumlah peserta dan diving operator. Harganya berkisar dari 4 juta hingga 17 juta ( atau lebih ) per orang. Anda dapat menggunakan diving operator lokal ( Grand Komodo, CN Dive, atau lainnya ) yang menawarkan harga lebih terjangkau dibandingkan diving operator yang dikelola oleh pihak asing (Gita Dimarsandy @gitadimar).

 

1 Comment

1 Comment

  1. mewarnai pemandangan

    3 September 2015 at 20:02

    pengen segera ke Nusa Tenggara,,, banyak tempat istimewa..
    kalau semua potensi wisata dikembangkan… pasti provensi ini semakin kaya… 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top